Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi makanan yang berpotensi meningkatkan risiko kanker. (Foto AI)

Ilustrasi makanan yang berpotensi meningkatkan risiko kanker. (Foto AI)

Enam Makanan yang Sebaiknya Dibatasi untuk Membantu Menekan Risiko Kanker

Jakarta, iNBrita.com — Kanker masih menjadi salah satu penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian di berbagai negara, termasuk Indonesia. Seiring meningkatnya jumlah kasus setiap tahun, masyarakat perlu semakin memperkuat upaya pencegahan melalui pola hidup sehat.

Selain menghindari rokok, rutin berolahraga, dan menjaga berat badan ideal, setiap orang juga perlu memperhatikan pola makan sehari-hari. Pasalnya, pilihan makanan turut memengaruhi risiko munculnya berbagai jenis kanker.

Dalam unggahannya, dokter spesialis gastroenterologi lulusan Harvard, dr. Saurabh Sethi, menjelaskan bahwa sejumlah makanan berdasarkan penelitian memiliki kaitan dengan peningkatan risiko kanker jika dikonsumsi terlalu sering. Berikut enam jenis makanan yang ia soroti.

1. Daging Olahan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan daging olahan ke dalam kelompok karsinogen Grup 1. Artinya, berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi daging olahan dapat meningkatkan risiko kanker, terutama kanker usus besar. Selain itu, kandungan nitrat dan bahan pengawet di dalamnya dapat merusak lapisan usus sehingga memicu perubahan sel yang berpotensi berkembang menjadi kanker.

Sebagai gantinya, Anda dapat memilih dada ayam tanpa lemak, kacang-kacangan, atau lentil yang mengandung protein, serat, dan antioksidan.

2. Minuman Tinggi Gula

Selanjutnya, banyak orang mengonsumsi minuman bersoda atau minuman berpemanis untuk menghilangkan dahaga atau menambah energi. Padahal, kebiasaan tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika dilakukan terus-menerus.

Baca Juga :  Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini, Tips Harmonis

Asupan gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas sekaligus memicu peradangan kronis. Kondisi tersebut ikut meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, pankreas, dan usus besar.

Sebagai pilihan yang lebih sehat, Anda dapat mengonsumsi air putih, air kelapa, infused water, atau teh herbal tanpa gula.

3. Makanan Gorengan

Selain minuman manis, Anda juga perlu membatasi konsumsi makanan yang digoreng. Kentang goreng, ayam goreng, dan berbagai camilan renyah memang menggugah selera, tetapi proses menggoreng pada suhu tinggi dapat menghasilkan senyawa akrilamida.

Risiko tersebut semakin meningkat apabila seseorang menggunakan minyak goreng secara berulang kali. Di sisi lain, konsumsi gorengan secara berlebihan juga dapat meningkatkan stres oksidatif dan memicu peradangan kronis dalam tubuh.

Sebagai alternatif, Anda bisa memilih makanan yang dikukus, dipanggang, atau dimasak menggunakan air fryer dengan sedikit minyak.

4. Daging yang Terlalu Gosong

Banyak orang menyukai aroma khas daging yang dibakar hingga gosong. Namun, cara memasak seperti ini justru dapat meningkatkan risiko kesehatan.

Ketika memasak daging pada suhu yang sangat tinggi, proses tersebut menghasilkan senyawa heterocyclic amines (HCA) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH). Kedua senyawa ini dapat merusak DNA sehingga meningkatkan risiko terbentuknya sel kanker apabila paparan terjadi secara berulang.

Baca Juga :  5 Zodiak Akan Merasakan Cinta Sejati Sekarang

Untuk mengurangi risikonya, Anda dapat merebus, mengukus, atau memanggang daging dengan suhu yang lebih rendah. Selain itu, memarinasi daging sebelum dibakar juga dapat membantu mengurangi pembentukan senyawa berbahaya.

5. Minuman Beralkohol

Selain makanan, konsumsi alkohol juga memerlukan perhatian. Alkohol dapat mengganggu keseimbangan hormon estrogen sekaligus menghambat penyerapan folat yang berperan penting dalam memperbaiki DNA. Akibatnya, tubuh menjadi lebih rentan mengalami perubahan sel yang dapat berkembang menjadi kanker.

Sebagai pengganti, Anda dapat memilih jus delima, jus buah tanpa tambahan gula, atau minuman fermentasi nonalkohol.

6. Makanan Ultra-Proses

Terakhir, Anda juga perlu membatasi konsumsi makanan ultra-proses seperti mi instan, makanan cepat saji, dan camilan kemasan.

Produsen umumnya menambahkan gula, garam, lemak, serta berbagai bahan tambahan dalam makanan jenis ini. Jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan dalam jangka panjang, makanan ultra-proses dapat memicu peradangan kronis yang berkontribusi terhadap munculnya berbagai penyakit, termasuk kanker.

Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi sayuran segar, buah-buahan, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan agar tubuh memperoleh nutrisi yang lebih lengkap.

Kesimpulan

Tidak ada satu pun makanan yang secara langsung menyebabkan kanker.  Oleh karena itu, mulailah menerapkan pola makan yang lebih sehat dengan memperbanyak konsumsi makanan segar dan bergizi. Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga kesehatan sekaligus menurunkan risiko terkena kanker.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:00 WIB

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Berita Terbaru

Gerai KDMP Desa Wonokerto yang kini berkembang menjadi ritel modern.(Foto : Kompas.com/MOH.ANAS)

Ekonomi

Modal Rp2 Juta, KDMP Raup Omzet Rp260 Juta

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:00 WIB

BCA dan Pegadaian meluncurkan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi dan situs web myBCA.(Foto : kompas.com/PEXELS/ZLATAKY.CZ)

Ekonomi

Tabungan Emas BCA Mulai Rp10.000, Cek Keuntungannya

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:00 WIB

Prabowo kecam korupsi program MBG. (TV Parlemen)

Nasional

Prabowo Kecam Korupsi MBG, Tegaskan Anak Wajib Bergizi

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:00 WIB

DPRD Kota Sungai Penuh menggelar rapat paripurna membahas perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan KUA dan PPAS 2026

Jumat, 14 Agu 2026 - 11:00 WIB

Bulog sosialisasikan penyaluran beras bantuan pangan tahap II 2026. (Foto Alfatimenewa,com)

KERINCI

Bulog Pastikan Bantuan Beras Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 14 Agu 2026 - 10:00 WIB