Mbok Yem Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup.Usia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sang Legenda Gunung Lawu ( Foto Screenshot Detik)

Sang Legenda Gunung Lawu ( Foto Screenshot Detik)

inBrita.com – Wakiyem alias Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di Indonesia meninggal dunia, Rabu (23/4/2025).

Mbok Yem Pemilik warung di puncak Gunung Lawu, Jawa Timur, itu meninggal pada usia 82 tahun meninggal pukul 15.30.Dikutip dari detikJatim, dibenarkan oleh Kepala Dusun Cemoro Sewu Agus

Selain itu Ia juga dikenal sebagai Sang legenda Gunung Lawu itu meninggal dunia setelah menderita sakit pneumonia sebelum puasa dan opname di RSUD Ponorogo.

Agus mengatakan dirinya memang perangkat Desa Cemoro Sewu, namun Mbok Yem ber KTP di Desa Gonggang, Poncol, Magetan.

Baca Juga :  Bupati Aceh Selatan Minta Maaf Usai Umrah Tanpa Izin

“Saat sakit,Mbok Yem turun gunung sebelum puasa Ramadan kemarin. Sakit sempat dirawat di RS di Ponorogo. Mbok Yem itu KTP nya di Gonggang, Kecamatan Poncol dan memang buka warung di puncak Lawu,” kata Agus.

Mbok Yem, pemilik satu-satunya warung di Gunung Lawu bernama asli Wakiyem itu turun gunung ditandu 6 orang, karena kondisi kesehatannya yang terus menurun sejak Februari.

Mbok yem juga satu-satunya pemilik warung yang lokasinya di puncak Gunung Lawu, tepatnya di dekat puncak Hargo Dumilah di ketinggian kurang lebih 3.150 mdpl, selisih kurang lebih 115 mdpl dari puncak Lawu.

Baca Juga :  Muzani Dorong Peternak Maksimalkan Peluang Idul Adha

Mbok Yem sudah membuka warung di puncak Gunung Lawu sejak era 1980-an dan menjadi tempat istirahat penting bagi para pendaki yang ingin melepas lelah. Warungnya dikenal menjual makanan dengan harga terjangkau dan menjadi titik peristirahatan yang dibutuhkan para pendaki.

Mbok Yem dikenal sebagai sosok yang sangat dicintai oleh komunitas pendaki Gunung Lawu dan menjadi ikon legendaris di kawasan itu. Warungnya tidak hanya sekadar tempat jualan, tapi juga menjadi tempat berkumpul dan berteduh para pendaki dari cuaca dingin dan kelelahan.(***)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ki Hajar Dewantara dan Sejarah Hari Pendidikan Nasional
Pria Karawang Tewas Terjerat Benang Layangan
Gegana Brimob Amankan JIExpo Jelang Konser
Menkomdigi Sebut Amien Rais Sebar Ujaran Kebencian
3M Kunci Utama Tingkatkan Mutu Pendidikan Indonesia
Gaji ke-13 ASN Segera Cair, Ini Rinciannya
Sejumlah Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi
Prabowo Beri Kado May Day untuk Nelayan dan Driver
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:00 WIB

Ki Hajar Dewantara dan Sejarah Hari Pendidikan Nasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:00 WIB

Gegana Brimob Amankan JIExpo Jelang Konser

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:00 WIB

Menkomdigi Sebut Amien Rais Sebar Ujaran Kebencian

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:00 WIB

3M Kunci Utama Tingkatkan Mutu Pendidikan Indonesia

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:00 WIB

Gaji ke-13 ASN Segera Cair, Ini Rinciannya

Berita Terbaru

Ilustrasi penggunaan WhatsApp (Foto: Freepik)

Teknologi

Cek Daftar HP Android Tak Bisa WhatsApp September 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:00 WIB

ilustrasi Mbah Vano meracik dan menjual jamu di Sungai Penuh.

Ekonomi

Mbah Vano Peracik Jamu Tangguh dari Sungai Penuh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:00 WIB

Ki Hajar Dewantara, tokoh pendidikan Indonesia yang mendirikan Taman Siswa ( foto intisari)

Nasional

Ki Hajar Dewantara dan Sejarah Hari Pendidikan Nasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:00 WIB

BestParfume Singapura Rilis Parfum di Jakarta 2026

Entertainment

Parfum Ekstrak, Tahan Lebih Lama dari EDT EDP

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:00 WIB

Makanan dan minuman manis ( Foto Freepik)

Kesehatan

Makanan Manis dan Dampaknya pada Mood Otak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB