Mbah Vano Peracik Jamu Tangguh dari Sungai Penuh

Mbah Vano Peracik Jamu Tangguh dari Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi Mbah Vano meracik dan menjual jamu di Sungai Penuh.

ilustrasi Mbah Vano meracik dan menjual jamu di Sungai Penuh.

Sungai Penuh , iNBrita.com — Di sebuah sudut sederhana di Sungai Ning, Kota Sungai Penuh, Mbah Vano menjalani hari-harinya dengan tenang namun penuh makna. Setiap pagi, ia duduk di depan rumahnya dan langsung memulai aktivitasnya. Dengan tangan yang masih cekatan, ia meracik bahan-bahan jamu. Sosok ini telah menjalankan usaha jamu tradisional selama hampir 25 tahun dengan penuh ketekunan.

Memilih Jalan Hidup sebagai Peracik Jamu

Sejak awal, Mbah Vano memilih jalan hidup yang ia yakini. Karena itu, ia setiap hari menyiapkan bahan-bahan alami seperti kunir, sereh, jahe, dan berbagai rempah lainnya. Ia mengolah semua bahan itu menggunakan resep warisan nenek moyang yang ia jaga turun-temurun. Dari proses tersebut, ia menghasilkan puluhan botol jamu yang kemudian ia jual untuk membantu kebutuhan rumah tangga.

“Alhamdulillah, saya bisa menambah biaya rumah tangga,” ujarnya sambil tersenyum, menunjukkan rasa syukur dalam kesehariannya.

Ketekunan yang Tidak Pernah Pudar

Namun demikian, Mbah Vano tetap menunjukkan keteguhan yang luar biasa dalam menjalani usahanya. Ia tetap menjalankan produksi jamu setiap hari dan tidak mudah menyerah ketika penjualan menurun. Sebaliknya, ia terus berusaha dan menjaga konsistensi kerja. Karena itu, ia memaknai pekerjaannya bukan hanya sebagai sumber penghasilan, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian dan rasa syukur.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Turun Galeri 24 UBS Hari

Keseimbangan antara Kerja dan Keluarga

Di sisi lain, Mbah Vano juga mengatur waktu dengan bijak. Ia berhenti bekerja ketika tubuhnya merasa lelah dan memilih beristirahat di rumah. Selain itu, ia juga meluangkan waktu untuk menemani cucunya, karena anak-anaknya sudah bekerja. Dengan demikian, ia tetap menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga.

Rahasia Jamu yang Selalu Disukai

Mbah Vano juga memegang prinsip sederhana dalam meracik jamu. Ia selalu memilih bahan yang masih segar dan menghindari penggunaan pengawet. Ia percaya bahwa kualitas jamu sangat bergantung pada bahan yang digunakan dan ketulusan dalam proses pembuatannya.

Baca Juga :  ESDM Ungkap Penyebab Harga Gas Industri Melonjak

“Yang penting saya pakai bahan segar dan tidak menggunakan pengawet,” katanya dengan penuh keyakinan.

Hidup Sederhana Tanpa Banyak Tuntutan

Selain itu, Mbah Vano tetap fokus pada aktivitasnya sehari-hari tanpa terlalu memperhatikan hal-hal di luar pekerjaannya. Ia bahkan tidak mengetahui bahwa setiap 27 Mei diperingati sebagai Hari Jamu Nasional. Namun demikian, ia tetap menjalankan pekerjaannya dengan konsisten. Baginya, setiap hari adalah kesempatan untuk meracik jamu, bekerja, dan bersyukur.

Pelajaran Hidup dari Mbah Vano

Pada akhirnya, kisah Mbah Vano memberikan pelajaran berharga tentang ketekunan dan kesederhanaan. Ia menunjukkan bahwa seseorang dapat menjalani hidup dengan bermakna tanpa harus memiliki kemewahan. Karena itu, ia terus bekerja dengan hati yang ikhlas dan penuh kesabaran.

Warisan Ketulusan yang Terus Hidup

Dengan demikian, Mbah Vano tidak hanya meracik jamu, tetapi juga membangun nilai kehidupan melalui kerja keras, ketulusan, dan konsistensi yang ia jalankan setiap hari.

(eny)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Naik Dipicu Ketegangan Selat Hormuz
Harga Emas Pegadaian Naik, Antam UBS Galeri24 Kompak
Harga Emas Antam Hari Ini Naik di Pegadaian
Harga Emas Naik Dipicu Minyak Turun Tajam
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya
BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1
Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS
Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Dipicu Ketegangan Selat Hormuz

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Naik, Antam UBS Galeri24 Kompak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Naik Dipicu Minyak Turun Tajam

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:00 WIB

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Berita Terbaru

Kapal tanker melintasi Selat Hormuz di tengah ketegangan geopolitik yang mendorong kenaikan harga minyak dunia.

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Naik Dipicu Ketegangan Selat Hormuz

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam, UBS, dan Galeri24 yang mengalami kenaikan harga di Pegadaian. (Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Naik, Antam UBS Galeri24 Kompak

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:00 WIB

Panitia Warung Buk Dorlan saat membagikan paket Jumat Berkah kepada masyarakat di Desa Gedang, Sungai Penuh, Jumat (7/8/2026).( Foto : PT. Tren Gen Horizon)

SUNGAI PENUH

Warung Buk Dorlan Berbagi 100 Nasi Jumat Berkah

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah saat melaksanakan Safari Jumat di Masjid Tawakkal, Desa Sungai Ning.(Foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

Kota sungai penuh

Wali Kota Sungai Penuh Gelar Safari Jumat

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:00 WIB

Mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang bersama warga menanam bibit pohon pelindung di kawasan Pemandian Sedingin Salju, Desa Koto Periang, Kerinci.(Foto :Dok. KKN UNP Koto Periang)

Pendidikan

Aksi Mahasiswa UNP Hijaukan Wisata Koto Periang Kerinci

Kamis, 6 Agu 2026 - 19:00 WIB