Kebarakaran di Israel Netanyahu Keluarkan Status Darurat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kebakaran Hutan ( Foto Tempo)

Ilustrasi Kebakaran Hutan ( Foto Tempo)

inBrita.com, Sungai Penuh – Benjamin Netanyahu Perdana Menteri Israel memperingatkan ,bahwa situasi di Israel sebagai darurat nasional, kebakaran hutan sudah menyebar cepat di dekat Yerusalem ,situasi di Israel sebagai darurat nasional.

Dilansir dari Tempo ,menurut Netanyahu dorongan angin barat bisa mendorong api mencapai Yerusalem.

“Kita perlu mobil pemadam kebakaran sebanyak mungkin,dan membatasi api.Kita dalam keadaan darurat nasional, ” ujarnya dalam sebuah pernyataan video.

Dilansir dari Al Monitor, asap tebal mengepu dekat Yerusalem ,dan petugas kebakaran berupaya mematikan api tersebut,Beberapa orang terluka akibat kebakaran. Militer pun dikerahkan untuk membantu

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Bervariasi, Antam Turun UBS Naik

Badan penyelamat Magen, David Adom Israel melaporkan bahwa ratusan warga sipil terancam akibat kebakaran hutan terburuk, dalam beberapa tahun ini ada sebanyak 23 orang luka-luka akibat kebakaran, 13 di antaranya dibawa ke rumah sakit. Diantaranya dua wanita hamil dan dua bayi berusia di bawah satu tahun.

Salah satu warga Israel, Yuval Aharoni, 40 tahun,menilai pemerintah belum cukup siap menghadapi kebakaran ini,dan mereka sudah memprediksi kebarakaran ini bakal terjadi.

Polisi juga mengevakuasi penduduk sepanjang rute lpermukiman yang dihuni ribuan orang juga dikosongkan, serta menutup jalan raya utama Yerusalem-Tel Aviv

Baca Juga :  Tesla Siapkan SUV Listrik Murah Kompak untuk Perkotaan

“Banyak polisi datang, banyak petugas pemadam kebakaran, tetapi itu tidak banyak membantu. Api sudah membakar seluruh area di sini,” kata warga lainnya, Yosef Aaron.

Kepala pemadam kebakaran Eyal Caspi tidak bisa melakukan pemadaman hutan karena kondisi cuaca. “Tujuan kami adalah menyelamatkan nyawa”, katanya.

Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir menduga kebakaran ini terjadi karena disengaja.Seorang warga Yerusalem timur telah di tangkap karena berusaha membakar sebuah ladang di bagian selatan kota.(***)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026
United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan
Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026
NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat
Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata
Prabowo Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia Prancis
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:00 WIB

Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:00 WIB

Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:00 WIB

Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 14:00 WIB

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan

Senin, 1 Juni 2026 - 05:00 WIB

Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026

Berita Terbaru

Wali Kota Alfin memberi arahan kepada CPNS dalam kegiatan Latsar di Kota Sungai Penuh, Senin (2/6/2026).

SUNGAI PENUH

Walikota Alfin Tekankan ASN Inovatif di Era Transformasi Digital

Rabu, 3 Jun 2026 - 17:00 WIB

Hero Patria, SE, Ketua DPC Gerindra Kota Sungai Penuh, menyampaikan dukungan terhadap penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN), di Sungai Penuh, Rabu (3/6/2026).

SUNGAI PENUH

DPC Gerindra Sungai Penuh Dukung Penguatan Tata Kelola MBG

Rabu, 3 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh mengapresiasi raihan Opini WTP ke-14 pada acara penyerahan LHP BPK RI Perwakilan Jambi.

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Apresiasi Kota Sungai Penuh Raih WTP Ke-14

Rabu, 3 Jun 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini tercatat stagnan setelah sebelumnya mengalami penurunan.(Foto: Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Tinggi

Rabu, 3 Jun 2026 - 14:00 WIB

Foto: Ilustrasi Rumah. (Dok: Freepik)

Nasional

KPR Mahal Bikin Milenial Menyerah Beli Rumah

Rabu, 3 Jun 2026 - 11:00 WIB