Sungai Penuh – PT Talang Lindung Sakti selaku produsen air minum Seria cepat menanggapi laporan masyarakat terkait air minum yang beraroma mirip bensin atau tiner.
Hasil investigasi bersama pembeli bernama Desi dari RRI membuktikan masalah tidak berasal dari produksi PT Talang Lindung Sakti. Sumbernya justru berasal dari kelalaian toko penjual, yaitu Toko Tamsis di depan RSUD MH Thalib Sungai Penuh. Toko tersebut sebelumnya mengalami tumpahan bensin saat pemiliknya mengejar tikus bersama anaknya.
“Rasa dan aroma air minum berubah karena uap bensin mengenai kemasan. Hasil uji laboratorium kami juga menunjukkan hal itu,” jelas Mhigar, petugas laboratorium PT Talang Lindung Sakti.
Wakil Manajemen PT Talang Lindung Sakti, Mahmud Naziudin atau Pak Aji, menegaskan perusahaan langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan. Pemeriksaan di lapangan juga menguatkan bahwa kemasan air minum Seria memang terpapar uap bensin, sesuai pengakuan pemilik toko.
“Kami berterima kasih atas laporan masyarakat. Kejadian ini menjadi masukan penting untuk meningkatkan edukasi kepada reseller terkait penyimpanan produk. Jika ada kasus serupa, kami berharap segera dilaporkan langsung ke PT Talang Lindung Sakti,” ujar Pak Aji.
PT Talang Lindung Sakti memastikan air minum Seria tetap aman dikonsumsi karena seluruh proses produksinya berada di bawah pengawasan ketat.









