Viral PPPK Aceh Singkil Ceraikan Istri Setelah Lolos Tes

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perceraian. Foto: freepik

Ilustrasi perceraian. Foto: freepik

Aceh Singkil , iNBrita.com – Seorang pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, menceraikan istrinya tak lama setelah dinyatakan lolos seleksi.

Video perceraian itu menyebar di Facebook, TikTok, dan Instagram pada Senin (21/10/2025). Dalam video, sang istri bernama Safitri terlihat mengemasi barang-barangnya dan pulang ke rumah orang tua.

Akun Facebook Rita Sugiarti Ricentil pertama kali membagikan video tersebut. Akun Instagram @tercyduck.aceh ikut menyebarkan ulang video itu. Unggahan menjelaskan bahwa Safitri diceraikan dua hari sebelum sang suami menerima Surat Keputusan (SK) PPPK, tepatnya pada 15 Agustus 2025.

Dua hari kemudian, suaminya yang bertugas di Satpol PP Aceh Singkil menerima SK PPPK pada 17 Agustus 2025. Warganet ramai menyoroti tindakan sang suami dan menunjukkan simpati kepada Safitri. Mereka menyebut Safitri ikut berjuang selama masa seleksi, bahkan membeli baju Korpri suaminya dengan uang hasil dagang.

Tagar seperti #PPPKViral dan #IstriPejuangBajuKorpri ramai beredar di media sosial. Banyak pengguna menandai akun Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, dan meminta pemerintah daerah memberikan sanksi kepada oknum PPPK tersebut.

Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil belum memberikan pernyataan resmi. Namun, aturan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 menyebut, pegawai negeri yang ingin bercerai wajib mengajukan izin tertulis kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Jika PPPK bercerai tanpa izin, mereka bisa mendapat hukuman disiplin. Ketentuan serupa juga tercantum dalam Peraturan Bupati Wonosobo Nomor 33 Tahun 2022 tentang Disiplin PPPK.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB

 Pemerintah mengevaluasi penambahan kuota Pertalite akibat lonjakan konsumsi masyarakat.(foto : Liputan6.com/Lizsa Egaham)

Ekonomi

Pemerintah Kaji Penambahan Kuota Pertalite hingga Akhir 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 18:00 WIB

Hardizal menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Hardizal Dukung Santri Unggul untuk Indonesia Emas 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:00 WIB