Sumbatan Usus Dapat Berakibat Fatal Jika Terlambat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan pasien dengan gejala sumbatan usus. Penanganan cepat dapat mencegah komplikasi serius. (Foto: Shutterstock/detikcom ilustrasi)

Pemeriksaan pasien dengan gejala sumbatan usus. Penanganan cepat dapat mencegah komplikasi serius. (Foto: Shutterstock/detikcom ilustrasi)

Jakarta, iNBrita.com – Setelah meninggalnya ayah YouTuber Jerome Polin, Marojahan Sintong Sijabat, banyak orang membicarakan soal sumbatan usus. Kondisi ini bisa muncul karena berbagai penyebab, seperti kanker usus, perlengketan, atau penumpukan kotoran yang sulit keluar.

Prof Ari Fahrial Syam, dokter spesialis penyakit dalam sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), menjelaskan bahwa gangguan pada pembuluh darah juga dapat memicu sumbatan usus.
“Jika pembuluh darah menuju usus tersumbat, pergerakan usus bisa melambat bahkan berhenti. Dalam waktu tertentu, hal ini dapat menyebabkan sumbatan,” ujar Prof Ari kepada detikcom, Minggu (2/11/2025).

Baca Juga :  Jalan Kaki Sehat Jika Dilakukan Tanpa Henti Jika

Menurut Prof Ari, kasus sumbatan usus cukup sering ditemukan di rumah sakit. Banyak pasien datang dengan gejala serupa.
Namun, ia menekankan bahwa diagnosis cepat dan penanganan tepat sangat penting, karena keterlambatan penanganan bisa berakibat fatal.

“Penanganannya biasanya melalui operasi atau laparotomi untuk mengangkat penyebab sumbatan,” jelasnya.
“Selain itu, dokter juga akan memeriksa kondisi usus. Jika bagian usus sudah mati atau nekrosis, maka harus dibuang,” tambahnya.

Baca Juga :  Kode Redeem FC Mobile Kamis 8 Januari 2026

Prof Ari menambahkan, hernia inguinalis juga bisa menyebabkan sumbatan usus. Kondisi ini terjadi saat usus terjebak di luar dinding perut akibat hernia, sehingga aliran di dalam usus terhenti.

Ia menegaskan bahwa risiko sumbatan usus meningkat seiring bertambahnya usia.
“Semakin tua seseorang, semakin besar risikonya mengalami obstruksi usus,” tutup Prof Ari.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi
Bahaya Mikroplastik dari Dapur Ancam Kesehatan Keluarga
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:00 WIB

Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB