Peneliti Temukan Hubungan Kucing dengan Risiko Skizofrenia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi kucing ( Foto Pexels)

ilustrasi kucing ( Foto Pexels)

Jakarta, iNBrita.com – Peneliti menemukan bahwa memelihara kucing dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gangguan terkait skizofrenia. Temuan ini muncul setelah tim menganalisis 17 penelitian yang dilakukan di 11 negara selama 44 tahun.

Skizofrenia sendiri merupakan gangguan mental serius yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasa, dan berperilaku.

Psikiater John McGrath dari Queensland, Australia, menegaskan bahwa sejumlah studi menunjukkan adanya hubungan positif antara kepemilikan kucing dan peningkatan risiko skizofrenia. Ia menyebut bahwa bukti yang ada masih terbatas sehingga membutuhkan penelitian lanjutan.

Baca Juga :  Pembukaan TMMD ke-126 di Sungai Jernih Berjalan Sukses

Dugaan ini berawal dari studi tahun 1995 yang mengaitkan kucing dengan parasit Toxoplasma gondii. Parasit tersebut dapat menular melalui daging kurang matang, air terkontaminasi, atau feses kucing yang terinfeksi. Saat masuk ke tubuh, T. gondii dapat memengaruhi sistem saraf dan memicu perubahan perilaku.

Baca Juga :  Minum Kopi Pagi Turunkan Risiko Kematian Dini

Meskipun begitu, para peneliti belum bisa memastikan bahwa parasit dari kucing menjadi penyebab langsung skizofrenia. Sebagian besar penelitian yang ditinjau menggunakan metode studi kasus kontrol, yang tidak dapat membuktikan sebab dan akibat.

Tim penelitian menilai banyak studi masih berkualitas rendah dan menegaskan perlunya riset yang lebih kuat untuk memahami hubungan ini secara lebih jelas.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Makanan Manis dan Dampaknya pada Mood Otak
Kelor Bisa Bersihkan Mikroplastik dari Air Minum
RI Hadapi Lonjakan Kasus Malaria Lebih 700 Ribu
Prodi Gizi Melejit Seiring Program Makan Bergizi Gratis
Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Merusak Kesehatan Ginjal
Tanda Kekurangan Vitamin C yang Sering Diabaikan
Waktu Tepat Minum Kopi untuk Kesehatan Tubuh
Pemerintah Kaji Penyesuaian Iuran BPJS Kesehatan 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Makanan Manis dan Dampaknya pada Mood Otak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:00 WIB

Kelor Bisa Bersihkan Mikroplastik dari Air Minum

Kamis, 30 April 2026 - 18:00 WIB

RI Hadapi Lonjakan Kasus Malaria Lebih 700 Ribu

Rabu, 29 April 2026 - 21:00 WIB

Prodi Gizi Melejit Seiring Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 28 April 2026 - 22:00 WIB

Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Merusak Kesehatan Ginjal

Berita Terbaru

Ki Hajar Dewantara, tokoh pendidikan Indonesia yang mendirikan Taman Siswa ( foto intisari)

Nasional

Ki Hajar Dewantara dan Sejarah Hari Pendidikan Nasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:00 WIB

BestParfume Singapura Rilis Parfum di Jakarta 2026

Entertainment

Parfum Ekstrak, Tahan Lebih Lama dari EDT EDP

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:00 WIB

Makanan dan minuman manis ( Foto Freepik)

Kesehatan

Makanan Manis dan Dampaknya pada Mood Otak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Ilustrasi meninggal(SHUTTERSTOCK)

Nasional

Pria Karawang Tewas Terjerat Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menghadiri Kenduri Sko Kerinci yang menegaskan nilai budaya lokal dalam konteks identitas budaya global. ( foto Humas)

SUNGAI PENUH

Alfin Apresiasi Kenduri Sko Perkuat Budaya Global

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:00 WIB