Kelor Bisa Bersihkan Mikroplastik dari Air Minum

Kelor Bisa Bersihkan Mikroplastik dari Air Minum

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi biji kelor (moringa) yang digunakan dalam penelitian sebagai bahan alami untuk menyaring mikroplastik dari air minum, menunjukkan potensi solusi ramah lingkungan dalam pengolahan air bersih.

Ilustrasi biji kelor (moringa) yang digunakan dalam penelitian sebagai bahan alami untuk menyaring mikroplastik dari air minum, menunjukkan potensi solusi ramah lingkungan dalam pengolahan air bersih.

Penelitian Ungkap Potensi Biji Kelor sebagai Koagulan Alami

Jakarta, iNBrita.com — Tim ilmuwan dari Brasil dan Inggris meneliti kemampuan pohon kelor (moringa) dalam mengatasi pencemaran mikroplastik di air minum. Mereka menggunakan ekstrak biji kelor untuk menguji fungsinya sebagai bahan alami dalam proses pemurnian air.

Dalam studi yang mereka publikasikan pada April 2026, para peneliti menguji ekstrak biji kelor sebagai koagulan alami yang mengikat partikel mikroplastik di air agar menggumpal dan lebih mudah mereka saring.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak biji kelor mampu menghilangkan sekitar 98,5% mikroplastik dari air.

Baca Juga :  Calon Ibu Wako dan Wawako Al Azhar Kompak Yasinan Bersama Laskar Khadijah Juara

Para peneliti menilai kelor lebih unggul karena bersifat alami, mudah terurai, dan tidak menghasilkan limbah lumpur kimia dalam jumlah besar. Mereka menilai penggunaan bahan alami ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis yang berpotensi berdampak buruk bagi lingkungan.

Tantangan Penerapan Skala Besar

Meski menjanjikan, para peneliti mengakui bahwa penerapan metode ini masih terbatas. Mereka mencatat bahwa satu biji kelor hanya mampu mengolah sekitar 10 liter air, sehingga mereka menilai metode ini lebih cocok untuk komunitas kecil atau wilayah dengan keterbatasan akses bahan kimia pengolahan air.

Baca Juga :  Waspadai Penyakit Ginjal Kronis Sejak Dini

Para ilmuwan kemudian mendorong penelitian lebih lanjut untuk memahami proses penguraian mikroplastik yang terperangkap, analisis biaya, serta kemungkinan penerapan dalam skala industri.a

Di Indonesia, masyarakat telah membudidayakan pohon kelor untuk kebutuhan konsumsi dan ekonomi. Pelaku industri juga telah mengekspor produk berbasis kelor ke berbagai negara seperti China, Malaysia, Jepang, dan kawasan Timur Tengah.Temuan ini mendorong para peneliti untuk terus mengembangkan solusi berbasis alam dalam menghadapi ancaman mikroplastik yang semakin meluas di lingkungan perairan dunia.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aturan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Tepat
Gejala Skoliosis yang Wajib Diwaspadai Sejak Dini Sekarang
Rahasia Umur Panjang Orang Jepang dengan Senam Lima Menit
Cara Mencegah Prediabetes Agar Terhindar dari Diabetes
Telur Omega-3 Apakah Lebih Rendah Kolesterol Faktanya
8 Minuman Pagi Berbahaya yang Wajib Anda Hindari
Waspadai Lima Makanan Pemicu Hipertensi dan Stroke
BPOM Pastikan Terapi Nikotin Aman untuk Berhenti Merokok
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:00 WIB

Aturan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Tepat

Senin, 15 Juni 2026 - 03:00 WIB

Gejala Skoliosis yang Wajib Diwaspadai Sejak Dini Sekarang

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:00 WIB

Rahasia Umur Panjang Orang Jepang dengan Senam Lima Menit

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:00 WIB

Cara Mencegah Prediabetes Agar Terhindar dari Diabetes

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Telur Omega-3 Apakah Lebih Rendah Kolesterol Faktanya

Berita Terbaru

Cara menanam bunga asoka hingga berbunga. Foto: Getty Images/iStockphoto/Bagir Alaydrus.

Pendidikan

Cara Menanam Bunga Asoka Agar Cepat Berbunga Lebat

Kamis, 18 Jun 2026 - 00:00 WIB

Teheran, Iran. Kesepakatan damai dengan AS membuka peluang masuknya investasi swasta Rp5.000 triliun untuk rekonstruksi pascaperang. (Foto: Reuters)

Internasional

Fantastis, Iran Dapat Dana Rekonstruksi Rp5.000 Triliun

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:00 WIB

Harga emas Antam hari ini naik tipis menjadi Rp2.733.000 per gram pada 17 Juni 2026.(Foto: Robert Lens/Pexels


Baca artikel detikfinance,

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Menguat Tipis Terbaru 2026

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:00 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadwalkan eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK pada Kamis (18/6/2026). (Dok: PPKGBK)

Nasional

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., menghadiri Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Pawai Obor 1 Muharram

Selasa, 16 Jun 2026 - 19:00 WIB