Konten Pendek Memicu Ilusi Pengetahuan Publik

Konten Pendek Memicu Ilusi Pengetahuan Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi konten digital.(SHUTTERSTOCK/METAMORWORKS)

Ilustrasi konten digital.(SHUTTERSTOCK/METAMORWORKS)

Jakarta, iNBrita.com — Ledakan konten pendek di media sosial mendorong banyak orang merasa memahami isu kompleks hanya dengan menonton video berdurasi beberapa detik. Algoritma menampilkan informasi sesuai preferensi pengguna dan membentuk filter bubble yang mempersempit sudut pandang. Kondisi ini membuat masyarakat melihat persoalan secara tidak utuh karena mereka hanya menerima informasi yang menguatkan bias pribadi.

Budaya konsumsi micro-content mempercepat perubahan pola pikir pengguna. Banyak orang menggulir video tanpa henti karena platform merancang pengalaman yang memicu kecanduan. Sistem tersebut mengutamakan views dan likes dibandingkan kualitas informasi. Akibatnya, pengguna menyerap potongan informasi secara cepat tanpa memeriksa sumber atau konteksnya. Pola ini mendorong munculnya keyakinan instan yang sering kali tidak akurat dan sulit dikoreksi.

Baca Juga :  Polres Kerinci Bantu Warga Desa Gedang yang Terdampak Banjir

Arus informasi yang serba singkat juga mengaburkan batas antara hiburan, opini, hoaks, dan pengetahuan ilmiah. Video berdurasi 15 detik yang tampil meyakinkan kerap menggeser penjelasan berbasis riset. Fenomena ini melahirkan “pakar instan” yang membentuk opini publik tanpa dasar metodologis. Suara-suara viral kemudian menekan pembuat kebijakan hingga mereka mengikuti tren yang tidak selalu selaras dengan analisis profesional.

Sebagian ahli yang memiliki kredibilitas pun memanfaatkan otoritas mereka untuk kepentingan tertentu. Tindakan tersebut mempercepat penyebaran misinformasi dan melemahkan kualitas perdebatan publik.

Baca Juga :  IAIN Kerinci Raih Penghargaan Nasional UM-PTKIN 2025

Platform digital turut mendorong pengguna terus berinteraksi melalui notifikasi, rekomendasi pribadi, dan aliran konten tanpa jeda. Mekanisme tersebut mengikat perhatian dan meningkatkan waktu layar setiap kali pengguna membuka aplikasi, membuat mereka semakin sulit keluar dari siklus konsumsi cepat.

Laporan Kaspersky “The Digital Illusion” menunjukkan bagaimana ledakan informasi digital memberi rasa aman palsu kepada pengguna yang menganggap sesuatu benar hanya karena tampil di internet. Masyarakat perlu membangun kembali kebiasaan berpikir mendalam agar tidak terperangkap dalam ilusi kompetensi digital.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada Tanaman Hias yang Mengundang Ular Datang
Bunga Sedap Malam Tanaman Hias Harum Pekarangan Rumah
BEM KM IPB Tolak Kampus Jadi Dapur MBG
Bir Tawil Wilayah Tak Bertuan di Perbatasan Afrika
Strategi Budidaya Tanaman Lily untuk Pasar Ekspor
ParagonCorp Buka Inspiring Lecturer Program ILP 2026 Nasional
Menanam Mawar di Taman Sekolah yang Asri
Inflasi Tenaga Dokter dan Penurunan Nilai Profesi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:00 WIB

Konten Pendek Memicu Ilusi Pengetahuan Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:00 WIB

Waspada Tanaman Hias yang Mengundang Ular Datang

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:00 WIB

Bunga Sedap Malam Tanaman Hias Harum Pekarangan Rumah

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:00 WIB

BEM KM IPB Tolak Kampus Jadi Dapur MBG

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:00 WIB

Bir Tawil Wilayah Tak Bertuan di Perbatasan Afrika

Berita Terbaru

Ilustrasi umat Islam menunaikan sedekah subuh setelah salat Subuh sebagai amalan penuh keberkahan.

Khasanah

Sedekah Subuh Dianjurkan Setelah Sholat Ini Penjelasan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 04:00 WIB

dr. Hj. Yuliani saat menjadi narasumber di RRI membahas bahaya toksoplasmosis dan pencegahan

Kesehatan

Toksoplasmosis Mengancam Ibu Hamil dan Sistem Imun Lemah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi konten digital.(SHUTTERSTOCK/METAMORWORKS)

Pendidikan

Konten Pendek Memicu Ilusi Pengetahuan Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:00 WIB

Wei Fenghe (Foto: REUTERS/Feline Lim/File Photo/File Photo)

Internasional

China Jatuhkan Hukuman Berat untuk Eks Menteri Pertahanan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:00 WIB

Foto Ilustrasi  Tanaman rimbun di halaman rumah yang dapat menarik ular datang.

Pendidikan

Waspada Tanaman Hias yang Mengundang Ular Datang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:00 WIB