Aceh Tengah, iNBrita.com – Helikopter kepresidenan yang membawa Presiden Prabowo Subianto tiba di Takengon, Aceh Tengah, Jumat (12/12/2025) siang, bersama dua pesawat rombongan yang mengikutinya.. Setelah mendarat, ia langsung menuju Masjid Al Abrar di Desa Gunung, Kecamatan Kebayakan, untuk melaksanakan salat Jumat. Seusai salat, Presiden meninjau anak-anak yang mengungsi di posko samping masjid.
Prabowo menghampiri para pengungsi dan menenangkan seorang korban yang menangis sambil memeluk anaknya. Ribuan warga datang ke kompleks masjid untuk melihat langsung kehadiran Presiden.
Di posko pengungsian, Prabowo mencicipi beberapa hidangan yang mereka sajikan, termasuk makanan khas Gayo seperti lepat dan depik. Para pengolah lepat mencampurkan ketan dengan gula merah dan parutan kelapa, membungkusnya dengan daun pisang, lalu mengukusnya hingga matang sehingga menghadirkan rasa manis legit dan tekstur lembut kenyal. Hidangan ini biasa tersaji pada acara adat atau hari raya.
Sementara itu, depik—atau rasbora tawarensis—merupakan ikan endemik Danau Laut Tawar di Aceh Tengah.
Prabowo menegaskan bahwa ia datang ke Takengon untuk mempercepat pemulihan kondisi daerah tersebut.
“Saya datang untuk melihat keadaan dan mengecek langsung dari Pak Bupati, Wabup, dan para tokoh masyarakat bagaimana kita bisa mempercepat pemulihan,” ujarnya. “Keadaannya memang sulit dan memprihatinkan, tetapi percayalah bahwa saudara-saudara tidak sendiri.”
Dalam kunjungan itu, Prabowo membawa serta Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Kepresidenan Angga Raka, dan Mensos Saifullah Yusuf.
Menlu Sugiono, putra Aceh Tengah, turut hadir bersama Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem).
(VVR*)














