Brain Rot Mengintai Dewasa Akibat Video Pendek

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penggunaan media sosial melalui ponsel pintar dengan berbagai aplikasi video pendek.

Ilustrasi penggunaan media sosial melalui ponsel pintar dengan berbagai aplikasi video pendek.

Jakarta, iNBrita.comKonten video pendek di media sosial seperti TikTok dan Instagram Reels kini menjadi sumber hiburan utama bagi banyak orang. Format video yang singkat, cepat, dan penuh stimulasi membuat pengguna mudah betah berlama-lama menonton. Namun, kebiasaan ini ternyata dapat berdampak buruk pada kesehatan otak. Banyak ahli menyebut kondisi ini dengan istilah brain rot.

Brain rot menggambarkan penurunan kemampuan fokus, konsentrasi, dan daya pikir akibat paparan konten cepat secara berlebihan. Anak-anak dan remaja menjadi kelompok yang paling berisiko mengalami kondisi ini. Mereka masih berada dalam tahap perkembangan otak dan belum memiliki kemampuan konsentrasi yang matang.

Baca Juga :  5 Cara Efektif Mengatasi Jantung Berdebar Secara Alami

Spesialis bedah saraf, dr Dimas Rahman Setiawan, SpBS, menjelaskan bahwa orang dewasa memang memiliki kemampuan fokus yang lebih baik dibandingkan anak-anak. Orang dewasa sudah mampu mengatur perhatian dan memahami cara berkonsentrasi dalam waktu lebih lama. Meski begitu, dr Dimas menegaskan bahwa orang dewasa tetap tidak sepenuhnya aman dari risiko brain rot.

Menurut dr Dimas, kebiasaan menonton video pendek secara berlebihan dapat memicu kecanduan terhadap stimulasi cepat. Otak akan terbiasa menerima hiburan instan dan terus mengharapkan kepuasan dalam waktu singkat. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat membuat seseorang sulit kembali mengerjakan tugas yang membutuhkan fokus, kesabaran, dan waktu yang lama.

Baca Juga :  Program Cek Gratis Nasional Dorong Skrining Kanker Usus

Jika kecanduan semakin parah, seseorang bisa kesulitan menentukan prioritas dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga dapat mengalami hambatan dalam memecahkan masalah karena otak tidak terbiasa berpikir secara mendalam dan terstruktur. Akibatnya, individu tersebut dapat merasa kewalahan saat menghadapi masalah nyata.

Dr Dimas menambahkan bahwa kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan mental, termasuk depresi. Ketika seseorang tidak mampu memahami masalah dan mencari solusi dengan baik, tekanan emosional akan semakin besar. Oleh karena itu, dr Dimas mengingatkan pentingnya membatasi konsumsi video pendek dan melatih kembali kemampuan fokus agar kesehatan otak tetap terjaga.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:00 WIB

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Berita Terbaru

iPhone 18 Pro diprediksi mengalami kenaikan harga akibat kenaikan biaya memori.(Foto: 9to5Mac)

Teknologi

Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik US$100

Senin, 24 Agu 2026 - 22:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat melakukan pertemuan bilateral.(Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Anwar Minta Prabowo Selamatkan Investasi Felda Rp10 Triliun

Senin, 24 Agu 2026 - 20:00 WIB

Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar AS pada perdagangan Senin (24/8/2026).(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Rupiah Menguat, Harga Minyak Jadi Sentimen Pasar Hari Ini

Senin, 24 Agu 2026 - 19:00 WIB

Harga emas Antam di Pegadaian mencapai Rp2,782 juta per gram pada Senin (24/8/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam Tertinggi

Senin, 24 Agu 2026 - 18:00 WIB

Dokter gigi menjelaskan cara menjaga gigi dan gusi dari karang gigi.

Kesehatan

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Senin, 24 Agu 2026 - 17:00 WIB