Harga Emas Dunia Naik Jelang Ketidakpastian Ekonomi Global

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batangan emas di atas timbangan melambangkan penguatan harga emas di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Batangan emas di atas timbangan melambangkan penguatan harga emas di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Jakarta, iNBrita.comHarga emas dunia terus naik dan pada 2025 mendekati level US$ 4.500 per troy ons. Grafik menunjukkan harga emas melonjak tajam sejak awal 2024, dari posisi di bawah US$ 2.000 hingga mencapai level tertingginya.

Kepala Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Zamroni Salim, menyatakan bahwa kenaikan harga emas berkaitan erat dengan pandangan masyarakat global terhadap kondisi ekonomi pada 2026.

“Pergerakan harga emas terlihat sangat fantastis sejak awal 2024 hingga sekarang. Dari pergerakan harga emas dan dolar AS, kita bisa membaca adanya keraguan masyarakat dunia terhadap kondisi ekonomi tahun depan,” ujar Zamroni dalam Seminar Economic Outlook 2026 di Kantor BRIN, Jakarta Selatan, Jumat (19/12/2025).

Zamroni menjelaskan bahwa masyarakat menjadikan emas sebagai salah satu instrumen investasi untuk mengamankan aset di masa depan. Ia menilai kenaikan harga emas dan dolar AS mencerminkan ketidakstabilan ekonomi global saat ini.

“Karena itu, banyak orang memilih emas sebagai jalan keluar untuk melindungi aset mereka di tahun depan. Pergerakan harga emas dan nilai tukar dolar menunjukkan kondisi ekonomi yang belum stabil,” tambahnya.

Dalam kondisi normal, harga emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan. Ketika dolar AS menguat, harga emas cenderung turun. Namun, saat krisis terjadi, kedua aset tersebut dapat naik secara bersamaan. Saat ini, kondisi tersebut sedang berlangsung.

Amerika Serikat juga tercatat sebagai negara dengan cadangan emas terbesar di dunia, baik dari sisi jumlah maupun proporsi terhadap cadangan devisa nasional, mengungguli negara-negara seperti Jerman, Italia, Prancis, Rusia, dan China.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Perak Antam Hari Ini Turun, Cek Harganya
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Kompak Turun
PPPK Bengkulu Utara Aman, Rp174 Miliar Disiapkan 2027
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik Turun, Cek
Harga Perak Antam Turun, Perak Dunia Menguat
Harga Emas Antam Turun Rp17.000, Cek Rincian Terbaru
Rupiah Menguat ke Rp17.632, Pasar Cermati Inflasi AS
Harga Perak Antam Hari Ini Tetap, Cek Rinciannya
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

Harga Perak Antam Hari Ini Turun, Cek Harganya

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Kompak Turun

Kamis, 10 September 2026 - 10:00 WIB

PPPK Bengkulu Utara Aman, Rp174 Miliar Disiapkan 2027

Kamis, 10 September 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik Turun, Cek

Rabu, 9 September 2026 - 16:00 WIB

Harga Perak Antam Turun, Perak Dunia Menguat

Berita Terbaru

ASUS Vivobook S14 OLED (S3407AA) hadir dengan desain tipis dan ringan untuk mendukung aktivitas saat travelling. (Foto: dok. Istimewa/kumparan.com)

Teknologi

ASUS Vivobook S14 OLED: Laptop Ringan untuk Travelling

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:00 WIB

Wako Alfin menyerahkan bibit kopi dan kompos kepada masyarakat RKE.

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit Kopi kepada Petani RKE

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:00 WIB

Harga perak Antam hari ini turun Rp2.340 menjadi Rp41.860.(Foto : Ilustrasi perak-silver by AI/liputan6.com)

Ekonomi

Harga Perak Antam Hari Ini Turun, Cek Harganya

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:00 WIB

Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS di Pegadaian mengalami penurunan pada Jumat (11/9/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Kompak Turun

Jumat, 11 Sep 2026 - 18:00 WIB

Pengurus Aliansi Merah Putih menyampaikan aspirasi PPPK kepada Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrullah.(Foto: Dokumentasi AMP for JPNN)

Nasional

AMP Desak PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:00 WIB