Home / Kesehatan

Minggu, 21 Desember 2025 - 07:30 WIB

Push Your Limit Tak Cocok untuk Pelari Pemula

Pelari nasional Odekta Elvina Naibaho menekankan pentingnya lari sesuai kemampuan tubuh, bukan memaksakan diri.

Pelari nasional Odekta Elvina Naibaho menekankan pentingnya lari sesuai kemampuan tubuh, bukan memaksakan diri.

Jakarta, iNBrita.comTren lari jarak jauh semakin populer di kalangan anak muda Indonesia. Banyak pelari mengusung slogan “push your limit” sebagai motivasi untuk meningkatkan performa. Namun, di balik semangat tersebut, muncul pertanyaan penting: sampai sejauh mana tubuh boleh dipaksa saat berlari?

Pelari nasional Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, yang baru saja meraih medali emas SEA Games Thailand 2025, menegaskan bahwa konsep push your limit tidak cocok untuk semua orang. Menurutnya, slogan tersebut lebih relevan bagi atlet profesional dibandingkan pelari pemula atau rekreasional.

Odekta menjelaskan bahwa pelari pemula masih berada dalam fase adaptasi. Tubuh mereka belum siap menerima tekanan latihan berlebihan, terutama jika langsung memaksakan pace cepat atau target waktu tertentu. Jika pelari pemula terlalu memaksakan diri, risiko cedera hingga kolaps bisa terjadi.

Baca juga :   Survei Publik Tunjukkan Kepuasan Tinggi Kinerja Kementan

Ia menekankan pentingnya mengenali tujuan berlari sejak awal. Odekta mengajak pelari untuk bertanya pada diri sendiri: apakah berlari demi kesehatan, gaya hidup, atau sekadar mencari pengakuan dari orang lain. Menurutnya, mindset yang keliru sering membuat pelari pemula terjebak dalam kompetisi tidak sehat.

Odekta juga mengingatkan bahwa adu cepat di antara pelari pemula memiliki risiko besar. Ia mendorong masyarakat untuk menjadikan lari sebagai sarana menjaga kesehatan jangka panjang, bukan alat validasi sosial. Lari yang konsisten dan aman justru membantu seseorang hidup lebih sehat dan berumur panjang.

Baca juga :   Trik Mudah Agar Koper Keluar Lebih Dulu

Selain itu, Odekta menegaskan bahwa tidak semua lomba harus berakhir dengan personal best (PB). Bahkan atlet profesional pun mengalami fase naik dan turun dalam performa. Ia mengajak pelari untuk lebih mendengarkan tubuh dan menghargai proses.

Dengan mindset yang tepat, lari tidak hanya menjadi olahraga, tetapi juga investasi kesehatan untuk masa depan.

(VVR*)

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Aneka buah segar seperti apel, kiwi, alpukat, dan beri untuk menurunkan kolesterol

Kesehatan

Buah Penurun Kolesterol Alami untuk Jantung Sehat
Banjir dan tanah longsor melanda permukiman di Sumatera, terlihat rumah rusak dan jalan terendam lumpur.

Kesehatan

Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan Terdampak Bencana
Segelas nabeez dari rendaman kurma sebagai minuman sunnah saat Ramadan

Kesehatan

Manfaat Nabeez untuk Energi dan Hidrasi Saat Puasa
Ilustrasi seseorang dengan obesitas memperlihatkan lingkar perut akibat gaya hidup tidak sehat

Kesehatan

Obesitas Vietnam Meningkat Tajam Dipicu Gaya Hidup Tidak Sehat
Segelas jus mentimun segar di atas meja dengan irisan mentimun dan daun mint di sekitarnya.

Kesehatan

Jus Mentimun Segar Bantu Turunkan Berat Badan Alami
Seorang pasien berbaring di tempat tidur rumah sakit dengan tangan terulur memegang alat pemantau di jarinya.

Kesehatan

Cangkir Tersangkut di Anus, Pria Taiwan Akhirnya Dioperasi
Buah zaitun dan buah tin segar di atas meja kayu

Kesehatan

Zaitun dan Tin Bantu Turunkan Kolesterol
Ilustrasi buah pepaya matang kaya vitamin dan serat

Kesehatan

5 Penyakit yang Bisa Dicegah dengan Pepaya Rutin