Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Stroke dan Penyakit Kronis

Kurang tidur mengganggu sistem tubuh, memicu stres, dan meningkatkan risiko gangguan aliran darah otak serta penyakit jantung.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi orang kelelahan dan kurang tidur yang menunjukkan dampak gaya hidup tidak sehat terhadap kesehatan otak dan jantung.

Ilustrasi orang kelelahan dan kurang tidur yang menunjukkan dampak gaya hidup tidak sehat terhadap kesehatan otak dan jantung.

Jakarta, iNBrita.com — Kurang tidur sering orang anggap sebagai hal biasa, padahal tubuh sebenarnya langsung bereaksi ketika jam istirahat tidak terpenuhi. Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, tubuh tidak hanya merasa lelah, tetapi juga mulai mengalami gangguan pada sistem kerja organ secara perlahan.

Tubuh mulai kehilangan keseimbangan

Saat seseorang tidak tidur cukup, tubuh tidak punya waktu yang optimal untuk melakukan pemulihan. Karena itu, tubuh meningkatkan respons stres, membuat tekanan darah lebih mudah naik-turun, dan memicu proses peradangan dalam tubuh.

Lama-kelamaan, kondisi ini tidak hanya memengaruhi energi harian, tetapi juga mengganggu cara tubuh mengatur metabolisme. Akibatnya, risiko gangguan kesehatan serius ikut meningkat, termasuk gangguan aliran darah ke otak.

Gangguan aliran darah otak sebagai sinyal awal

Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah Transient Ischemic Attack. Kondisi ini terjadi ketika aliran darah ke otak berhenti sementara dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Waspadai Akrilamida dalam Makanan yang Digoreng

Biasanya, tubuh memberikan tanda secara mendadak seperti:

  • satu sisi tubuh terasa lemah
  • kemampuan bicara terganggu
  • penglihatan menjadi buram
  • muncul rasa bingung sesaat

Walaupun gejala ini sering hilang dengan cepat, tubuh sebenarnya sedang memberi sinyal bahaya.Kurang tidur tidak berdiri sendiri. Kondisi ini sering ikut memicu masalah kesehatan lain yang berkembang secara perlahan. Di antaranya:

  • Hypertension
  • Obesity
  • Diabetes Mellitus

Ketika ketiga kondisi ini muncul bersamaan, tubuh menghadapi tekanan besar pada sistem pembuluh darah dan jantung. Karena itu, risiko penyakit jantung dan stroke menjadi lebih tinggi.

Perubahan kebiasaan tanpa disadari

Seseorang yang kurang tidur biasanya lebih sering mencari kafein untuk tetap terjaga, lebih jarang bergerak aktif, dan lebih mudah tergoda makanan tinggi gula atau lemak.

Jika pola ini terus berulang, tubuh masuk ke siklus yang memperburuk kondisi kesehatan. Energi menurun, aktivitas berkurang, dan pola makan menjadi kurang terkontrol.

Baca Juga :  Kemenkes Ungkap Tips Cegah Tumbang Saat Cuaca Panas

Kebiasaan menunda tidur

Banyak orang juga terjebak dalam kebiasaan menunda tidur demi mencari waktu hiburan. Mereka tetap terjaga untuk menonton, bermain gawai, atau sekadar bersantai setelah aktivitas seharian. Akhirnya, kualitas tidur menurun dan tubuh tidak mendapatkan pemulihan yang cukup.

Langkah yang bisa dilakukan

Untuk memperbaiki kondisi ini, seseorang bisa mulai dari hal sederhana. Ia bisa menjaga jam tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari agar ritme tubuh lebih stabil.

Selain itu, ia juga bisa mengurangi paparan layar sebelum tidur, menghindari minuman berkafein di malam hari, serta menjaga pola makan agar tidak terlalu berat sebelum istirahat. Di sisi lain, olahraga teratur dan pengelolaan stres juga membantu tubuh lebih mudah tidur.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suplemen Vitamin D Terbaik untuk Imunitas Tubuh
Bahaya Jadwal Tidur Tidak Teratur bagi Jantung
Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha
Skincare Viral Tidak Selalu Aman Bagi Kulit
BPOM Ungkap Bahaya Obat Herbal Ilegal Beredar
LASIK Tidak Menyebabkan Katarak Ini Penjelasan Dokter Mata
Emosi Terpendam Dapat Picu Risiko Kanker
Gigi Sehat dan Bersih untuk Kesehatan Mulut
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Stroke dan Penyakit Kronis

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Suplemen Vitamin D Terbaik untuk Imunitas Tubuh

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:00 WIB

Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:00 WIB

Skincare Viral Tidak Selalu Aman Bagi Kulit

Selasa, 26 Mei 2026 - 03:00 WIB

BPOM Ungkap Bahaya Obat Herbal Ilegal Beredar

Berita Terbaru

Ilustrasi orang kelelahan dan kurang tidur yang menunjukkan dampak gaya hidup tidak sehat terhadap kesehatan otak dan jantung.

Kesehatan

Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Stroke dan Penyakit Kronis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:00 WIB

Ilustrasi minyak kelapa.(FREEPIK/JCOMP)

Ekonomi

Indonesia Pertahankan Posisi Strategis Ekspor Minyak Kelapa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:00 WIB

Sekda Kota Sungai Penuh Alpian membuka Jambore Cabang Pramuka Tahun 2026 di Bumi Perkemahan SMKN 4 Sungai Penuh, Jumat (29/5/2026). (Foto:  Prokopin)

SUNGAI PENUH

Sekda Alpian Dorong Generasi Tangguh Melalui Jambore Pramuka

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIB

Ikon vitamin D berbentuk tetesan cairan berwarna emas yang melambangkan peran penting vitamin D dalam menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan.(foto pixels)

Kesehatan

Suplemen Vitamin D Terbaik untuk Imunitas Tubuh

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Prof. Zudan Arif Fakrullah selaku Kepala BKN memberikan penjelasan dalam diskusi mengenai kebijakan perumahan ASN dan PPPK di lingkungan Badan Kepegawaian Negara.(Foto Humas BKN)

Nasional

PPPK Resmi Dapat KPR 30 Tahun Program ASN

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:00 WIB