Ahli Hukum Sebut Tepat Polri Di Bawah Presiden

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mabes Polri (Andhika Prasetia/detikcom)

Mabes Polri (Andhika Prasetia/detikcom)

Jakarta, iNBrita.com  – DPR RI Memastikan Polri Tetap Langsung Di Bawah Presiden

Komisi III DPR RI menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah presiden. Keputusan ini menjaga independensi dan efektivitas Polri.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, I Gde Pantja Astawa, menyampaikan posisi Polri di bawah kepala negara mutlak dalam sistem presidensial.

“Wacana menempatkan Polri di bawah kementerian justru menunjukkan kemunduran,” kata Gde dalam keterangan pers, Jumat (9/1/2026).

Gde menjelaskan bahwa setiap pemerintahan memulai tugasnya dengan menjaga keamanan, sesuai pemikiran Thomas Hobbes dalam Leviathan. Di Indonesia, tugas itu tercermin pada Alinea IV Pembukaan UUD 1945 dan Pasal 30 ayat (4) UUD 1945, yang menegaskan Polri sebagai alat negara penegak keamanan.

Karena Indonesia menganut sistem presidensial, presiden memegang jabatan kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Oleh karena itu, Polri berada langsung di bawah presiden, sesuai Tap MPR No VII/2000 dan UU No 2 Tahun 2002.

Gde menambahkan, sejarah menunjukkan bahwa ketika Polri berada di bawah kementerian atau ABRI, lembaga ini sering terfragmentasi dan rentan terhadap intervensi politik. Menempatkan Polri langsung di bawah presiden menjaga independensi dan meningkatkan kepercayaan publik.

Selain alasan filosofis, posisi langsung di bawah presiden meningkatkan efektivitas Polri. Berbeda dengan TNI yang fokus pada pertahanan, Polri menegakkan hukum dan melayani masyarakat setiap hari. Posisi ini memungkinkan Kapolri ikut sidang kabinet dan mengambil keputusan cepat tanpa birokrasi panjang.

Seluruh fraksi di Komisi III DPR menyepakati format ini. Mereka menilai struktur saat ini paling efektif menjaga stabilitas keamanan nasional sekaligus profesionalisme korps Bhayangkara.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Bromo, Enam Orang Meninggal Dunia
SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Karhutla Bromo, Enam Orang Meninggal Dunia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Berita Terbaru

Bursa saham Yunani mencatat kemajuan setelah reformasi ekonomi dan peningkatan kepercayaan investor.(foto : MCSI/cnbcindonesia.com)

Ekonomi

Bursa Saham Yunani Kembali Masuk Kategori Pasar Maju

Minggu, 25 Okt 2026 - 15:00 WIB

Pertamina meningkatkan pasokan BBM, jam operasional SPBU, dan layanan tambahan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.(Foto : Dok.Pertamina)

Ekonomi

Pertamina Tambah Pasokan BBM, Simak Strategi Layanan Terbaru

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Alfin bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dan jajaran Pemkot Sungai Penuh mengikuti Goro Akbar bersama masyarakat.

SUNGAI PENUH

Wali Kota Alfin Pimpin Goro Akbar Sungai Penuh

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:00 WIB

Pengendali WINR menjual 19,25 juta saham untuk meningkatkan free float.(Foto : Ilustrasi IHSG (BAY ISMOYO/AFP)

Ekonomi

Pengendali WINR Jual Saham, Simak Prospek Harga Terbaru

Minggu, 25 Okt 2026 - 12:00 WIB

Harga emas Pegadaian pada Minggu, 25 Oktober 2026, dengan tiga jenis emas mengalami penurunan.(Foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, UBS Ikut Turun

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:00 WIB