Jakarta, iNBrita.com – Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil berhasil menembus final pertama mereka di turnamen BWF Super 300 dan bertekad meraih gelar juara. Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi pasangan ganda campuran Indonesia tersebut, karena sebelumnya mereka selalu berhenti di perempatfinal pada turnamen sekelas ini.
Pada semifinal Thailand Masters 2026, Adnan/Indah menghadapi pasangan Jepang, Akira Koga/Natsu Saito. Pertandingan berlangsung ketat sejak gim pertama. Adnan dan Indah harus berjuang keras untuk mencuri poin di setiap kesempatan. Gim pertama berlangsung sengit, dan mereka akhirnya menang tipis 29-27. Pada gim kedua, mereka berhasil tampil lebih percaya diri dan menguasai jalannya pertandingan sehingga menang 21-16.
Adnan mengaku awal pertandingan mereka berjalan lambat dan belum maksimal. Pola permainan serta pukulannya tidak berjalan sesuai rencana. “Kami seperti takut-takut memukul dan kurang nekat saat menyusun poin,” ujarnya melalui Federasi Bulutangkis Indonesia.
Indah menambahkan, “Di gim kedua, saya mencoba lebih berani. Kami menerapkan pola menyerang dan berhasil tampil lebih agresif. Kuncinya adalah fokus dan tidak ragu saat mendapat peluang.”
Kemenangan atas pasangan Jepang membawa Adnan/Indah ke final BWF Super 300 untuk pertama kalinya. Pencapaian ini memberi motivasi tambahan dan kepercayaan diri menjelang babak final.
Di final, mereka akan menghadapi wakil Indonesia lainnya, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti. Pasangan PB Djarum itu juga tampil impresif setelah menyingkirkan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dengan skor 21-8 dan 21-18.
“Ini final BWF Super 300 pertama kami, rasanya senang dan kami berharap bisa meraih kemenangan besok,” kata Adnan. Indah menambahkan, “Besok, kami akan berjuang sekuat tenaga, fokus pada strategi, dan berusaha tampil maksimal di setiap poin. Kami ingin membuktikan bahwa kerja keras selama latihan membuahkan hasil.”
Pasangan ini berharap kemenangan tidak hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga memberikan inspirasi bagi pemain muda Indonesia lainnya. Mereka menegaskan akan menjaga fokus dan semangat juang hingga detik terakhir pertandingan final.
(Tim*)














