Jakarta, iNBrita.com – Kontingen bulu tangkis Indonesia langsung melanjutkan agenda padat setelah menyelesaikan rangkaian turnamen perorangan. Sebelumnya, para pemain Indonesia tampil beruntun sejak Malaysia Open, India Open, Indonesia Masters, hingga Thailand Masters.
Kini, perjuangan wakil Merah Putih terus berlanjut. Pada pekan ini, khususnya para pemain muda Indonesia bersiap menghadapi turnamen berikutnya, yakni Kejuaraan Beregu Asia atau Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026, yang akan mulai bergulir pada Selasa (3/2/2026).
Sebagai turnamen kontinental di bawah naungan BWF World Tour, BATC 2026 menjadi ajang pembuktian bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di level Asia.
Dalam hasil undian grup, Indonesia menempati Grup D pada sektor putra bersama Malaysia dan Myanmar. Sementara itu, tim putri Indonesia menghuni Grup X dan akan menghadapi Jepang serta Hong Kong.
Menariknya, PBSI tidak hanya mengandalkan pemain muda dalam komposisi skuad BATC 2026. PBSI memasukkan nama Anthony Sinisuka Ginting ke dalam daftar pemain untuk memperkuat tim Merah Putih.
Ginting Masuk Skuad Indonesia
Di sisi lain, Ginting menjalani musim 2026 dengan tantangan berat. Ia terus berusaha mengembalikan performa terbaiknya setelah sempat mengalami cedera punggung.
Untuk itu, Ginting mengikuti sejumlah turnamen demi mengumpulkan poin BWF dan memperbaiki peringkat dunia. Ia mengawali comeback saat tampil di Indonesia Masters 2026. Namun, Ginting memutuskan mundur dari Thailand Masters 2026 pekan lalu.
Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan terkait kepastian keikutsertaannya di BATC 2026. Hingga kini, PBSI belum menyampaikan konfirmasi resmi mengenai apakah Ginting tetap tampil atau memilih fokus pemulihan.
Jika turun bertanding, Ginting tidak berjuang sendiri. Ia akan bermain bersama juniornya, Moh. Zaki Ubaidillah (Ubed). Selain itu, PBSI juga menurunkan pasangan ganda putra anyar Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Tak hanya itu, PBSI memperkuat sektor putra dengan kehadiran Muhammad Rian Ardianto, yang diharapkan mampu menyeimbangkan komposisi tim berisi pemain muda.
Komposisi Tim Putri Indonesia
Sementara itu, tim putri Indonesia datang ke BATC 2026 tanpa status unggulan. Kondisi tersebut terjadi karena rata-rata peringkat BWF para pemain Indonesia masih berada di bawah sejumlah negara pesaing.
Lebih lanjut, PBSI melakukan perombakan besar-besaran di sektor ganda putra dan putri. Alhasil, banyak pasangan baru masih menjalani proses pengumpulan poin untuk mendongkrak peringkat dunia.
Di sektor ganda putri, Indonesia menurunkan sejumlah pasangan debutan, seperti Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, serta Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Kemudian, sektor tunggal putri mendapat tambahan kekuatan melalui kembalinya Ester Nurumi Tri Wardoyo. Setelah cukup lama absen karena cedera, Ester akan tampil bersama Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.
Dengan komposisi tersebut, Indonesia tidak masuk daftar unggulan. Meski begitu, PBSI tetap menargetkan penampilan maksimal demi memperbaiki hasil pada edisi sebelumnya, saat Indonesia hanya meraih medali dari sektor putri.
Jadwal BATC 2026 (Ringkas)
Selanjutnya, BATC 2026 akan berlangsung mulai Selasa (3/2/2026) hingga Minggu (8/2/2026). Panitia mengawali turnamen dengan fase grup, lalu melanjutkan ke perempat final, semifinal, hingga partai final sektor putra dan putri.
Indonesia sendiri akan membuka perjuangan dengan menghadapi Myanmar di sektor putra. Setelah itu, tim putri Indonesia akan menantang Hong Kong dan Jepang.
(Tim*)









