Home / Kuliner

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:00 WIB

Cara Nabi Muhammad Konsumsi Kurma Saat Ramadan

Ilustrasi kebiasaan Nabi Muhammad SAW memakan kurma sebagai sunnah saat berbuka di bulan Ramadan.

Ilustrasi kebiasaan Nabi Muhammad SAW memakan kurma sebagai sunnah saat berbuka di bulan Ramadan.

Jakarta, iNBrita.com – Umat Muslim tidak hanya memakan kurma saat Ramadan, tetapi juga meneladani cara dan adab Nabi Muhammad SAW ketika mengonsumsinya.

Kurma selalu hadir saat sahur dan berbuka. Rasulullah SAW menyukai buah manis ini karena rasanya lezat dan manfaatnya besar bagi kesehatan. Kurma juga membawa keberkahan bagi siapa saja yang mengamalkannya sesuai sunnah.

Di bulan suci, kurma bukan sekadar camilan. Rasulullah SAW menjadikannya bagian dari kebiasaan harian yang penuh hikmah. Berikut beberapa kebiasaan beliau terkait kurma:

1. Memilih Kurma Ajwa

Rasulullah SAW menyukai kurma ajwa yang banyak tumbuh di Madinah. Kurma ajwa memiliki kualitas istimewa dan rasa manis khas dengan sentuhan karamel, kayu manis, serta madu.

Buahnya tebal dan kenyal. Kurma ajwa juga mengandung banyak nutrisi seperti vitamin A, B6, C, E, dan K yang membantu menjaga kesehatan tubuh.

2. Mengonsumsi dalam Jumlah Ganjil

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya memakan kurma dalam jumlah ganjil, seperti 1, 3, atau 7 butir. Dalam hadis riwayat Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj, beliau bersabda bahwa siapa yang memakan tujuh butir kurma ajwa pada pagi hari akan terlindungi dari racun dan sihir pada hari itu.

Jumlah ganjil mencerminkan kecintaan Allah pada bilangan ganjil. Selain itu, kurma memberi energi alami yang cepat diserap tubuh setelah seharian berpuasa.

3. Menjaga Adab saat Makan

Rasulullah SAW makan kurma dengan tangan kanan. Saat hendak membuang bijinya, beliau menadah biji tersebut menggunakan punggung jari telunjuk dan tengah.

Cara ini menjaga kebersihan tangan agar tidak terkena air liur. Dengan adab sederhana ini, beliau mengajarkan pentingnya kebersihan dan etika saat makan.

4. Memadukan Kurma dengan Timun

Rasulullah SAW juga memadukan kurma dengan timun. Istri beliau, Aisyah RA, mengikuti kebiasaan ini agar tubuhnya lebih bugar.

Dalam hadis riwayat Ibn Majah, Aisyah RA menjelaskan bahwa ibunya memberinya timun dan kurma basah agar tubuhnya tampak lebih berisi sebelum bertemu Rasulullah SAW. Perpaduan rasa manis dan segar ini membantu menjaga keseimbangan nutrisi.

5. Membuat Air Nabeez

Rasulullah SAW juga menikmati air rendaman kurma yang dikenal sebagai air nabeez. Beliau merendam beberapa butir kurma dalam air semalaman, lalu meminumnya keesokan hari.

Air nabeez membantu menjaga kesehatan pencernaan dan memberi kesegaran alami bagi tubuh.

Dengan meneladani kebiasaan Rasulullah SAW dalam mengonsumsi kurma, umat Muslim tidak hanya mendapatkan manfaat kesehatan, tetapi juga menjalankan sunnah yang penuh keberkahan di bulan Ramadan.

(Tim*)

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Peserta Coffee Experience Vol.2 belajar menyeduh kopi manual brew di Indonesia Coffee Academy Jakarta.

Kuliner

Keseruan Belajar Manual Brew dan Latte Art
Ilustrasi berbagai olahan singkong seperti perkedel, combro, dan singkong goreng keju

Kuliner

7 Olahan Singkong Lezat, Murah, dan Mudah Dibuat
Kurma Tunisia deglet nour berwarna keemasan dengan tekstur lembut di atas meja.

Kuliner

Cara Membedakan Kurma Tunisia Asli dan Palsu
Kurma dan segelas air putih untuk buka puasa

Kuliner

Manfaat Kurma Saat Buka Puasa Ramadan
Segelas Pumpkin Spice Latte dengan krim dan taburan kayu manis di atas meja kayu.

Kuliner

Jenis Kopi Populer yang Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan
Pohon buah pembawa rezeki seperti jeruk mandarin dan delima di halaman rumah

Kuliner

9 Pohon Buah Pembawa Rezeki dan Keberuntungan Rumah
Aneka menu buka puasa manis sehat seperti kolak labu, bubur kacang hijau, salad buah yogurt, dan es timun serut di meja makan.

Kuliner

7 Menu Buka Puasa Manis Sehat Praktis
Potongan cheesecake dalam kotak kemasan hampers.

Kuliner

Hampers Cheesecake Kekinian Jadi Pilihan Hadiah Lebaran