Jakarta, iNBrita.com — Serangan balasan yang dilakukan oleh Iran menewaskan empat warga dari Pakistan, Nepal, dan Bangladesh. Pemerintah United Arab Emirates mendeteksi ratusan rudal dan drone yang menyerang wilayahnya sejak konflik meningkat. Pertahanan udara berhasil mencegat sebagian besar ancaman tersebut, tetapi puing-puing rudal yang jatuh menewaskan warga di kawasan pemukiman.
Puing-puing rudal yang dicegat jatuh di lingkungan Al Barsha, Dubai dan menewaskan seorang warga Pakistan. Otoritas setempat segera melakukan evakuasi dan penyelidikan untuk memastikan keselamatan warga. Kedutaan Besar Pakistan di United Arab Emirates menyampaikan belasungkawa dan bekerja sama dengan pemerintah Dubai guna memulangkan jenazah korban.
Konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan United States telah memperluas dampak perang hingga ke wilayah sipil. Banyak pekerja migran dari Asia Selatan yang tinggal di Teluk menjadi korban karena mereka bekerja di sektor-sektor penting dengan tingkat perlindungan yang terbatas. Kehidupan para pekerja ini sering bergantung pada upah rendah dan kondisi kerja yang rentan, sehingga mereka menjadi kelompok paling terdampak ketika konflik meluas.
Menurut data dari International Labour Organization, terdapat lebih dari 24 juta pekerja migran di negara-negara Arab yang berkontribusi besar terhadap perekonomian kawasan. Namun, organisasi tersebut juga mencatat bahwa pekerja migran sering menghadapi risiko tinggi selama periode ketegangan geopolitik.
Laporan dari Al Jazeera dan CNN menyoroti pentingnya upaya diplomatik guna meredakan eskalasi dan melindungi warga sipil. Para analis menilai bahwa penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi menjadi kunci untuk mencegah korban lebih banyak dan menjaga stabilitas kawasan.
(VVR*)









