Sungai Penuh, iNBrita.com – Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana tahun 2026 di Sungai Penuh. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Kemendukbangga/BKKBN Mendukung Program Prioritas Presiden serta Jambi Mantap, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.”
Selain itu, forum ini juga menekankan evaluasi program tahun 2025 serta penyusunan rencana aksi kegiatan tahun 2026 di tingkat kabupaten/kota. Dengan demikian, Rakorda menjadi momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan ke depan.
Penyerahan Penghargaan oleh Pemerintah Provinsi
Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Muktamar Hamdi, secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada para penerima.
Selanjutnya, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja dan kontribusi berbagai pihak dalam mendukung program pembangunan keluarga dan penurunan stunting.
Prestasi Nasional Kota Sungai Penuh
Di sisi lain, Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN memberikan penghargaan atas kontribusi nyata dalam percepatan penurunan stunting.
Secara khusus, Komunitas 3S Juara (Maju Adil Sejahtera) berhasil meraih predikat Gold sebagai mitra Program Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Genting Collaboration Summit 2025 di Jambi pada Selasa (7/4/2026). Selain itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, turut menandatangani penghargaan tersebut.
Kemudian, Kepala Dinas PPPAPPKB Kota Sungai Penuh, Ns. H. Alpiatri, hadir mewakili pemerintah daerah untuk menerima penghargaan itu.
Peran Kolaborasi dalam Penurunan Stunting
Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam Gerakan 3S, yaitu Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, sinergi semua pihak menjadi kunci utama.
“Partisipasi aktif semua elemen sangat menentukan keberhasilan penanganan stunting di Kota Sungai Penuh,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Gerakan 3S merupakan inovasi sederhana, tetapi efektif dalam membantu pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.
“Jika masyarakat menjalankan gerakan ini secara bersama-sama, maka dampaknya akan sangat besar dalam mencegah dan menangani stunting,” tambahnya.
Harapan Keberlanjutan Gerakan Sosial
Ke depan, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap gerakan ini terus berkembang menjadi budaya gotong royong yang berkelanjutan. Dengan demikian, kepedulian sosial masyarakat dapat semakin kuat dan merata.
Capaian di Tingkat Provinsi Jambi
Tidak hanya di tingkat nasional, Dinas PPPAPPKB Kota Sungai Penuh juga mencatat sejumlah prestasi di tingkat Provinsi Jambi. Di antaranya sebagai berikut:
- Penghargaan Pelayanan KB Serentak dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia
- Peringkat II Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik (BOKB) Tahun Anggaran 2025
- Penghargaan untuk kecamatan dengan capaian tertinggi dalam pelayanan KB
Akhirnya, berbagai capaian tersebut semakin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Melalui penguatan program keluarga berencana serta percepatan penurunan stunting, pemerintah terus mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
(VVR*)









