Jakarta, iNBrita.com — Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek yang bertabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Ia menyampaikan bahwa sebagian korban luka sudah pulang setelah mendapatkan penanganan medis yang cepat dan memadai dari pihak rumah sakit.
“Saya melihat sebagian korban sudah pulang,” ujar Prabowo saat memberikan keterangan di RSUD Kota Bekasi, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).
Prabowo menjelaskan bahwa tenaga medis telah bekerja secara optimal dalam menangani para korban. Ia menilai proses evakuasi dan penanganan berlangsung dengan baik sehingga banyak korban yang kondisinya cepat membaik. Sebagian korban telah kembali ke rumah masing-masing, sementara sisanya masih menjalani perawatan intensif untuk pemulihan lebih lanjut.
Selain itu, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan bertanggung jawab penuh terhadap para korban. Ia memastikan seluruh korban, baik yang luka maupun keluarga korban meninggal dunia, akan menerima kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau tidak salah, total korban sekitar 54 hingga 60 orang. Hampir semuanya sudah tertangani dengan baik. Sebagian sudah dipulangkan, sebagian masih dirawat. Yang jelas, semua sudah kami urus dan akan mendapatkan kompensasi,” jelasnya.
Pada pagi hari, Prabowo tiba di RSUD Kota Bekasi sekitar pukul 08.39 WIB. Ia langsung memasuki area rumah sakit untuk melihat kondisi korban secara langsung serta berbincang dengan tenaga medis dan keluarga pasien.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono turut mendampingi.
Sementara itu, PT KAI melaporkan bahwa kecelakaan tersebut menyebabkan tujuh penumpang meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 81 korban luka masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Pihak terkait terus melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.









