PPPK Kritik Usulan Pengangkatan Guru Honorer Jadi PNS

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua SNWI bersama jajaran pengurus berfoto bersama dalam sebuah agenda resmi organisasi.

Ketua SNWI bersama jajaran pengurus berfoto bersama dalam sebuah agenda resmi organisasi.

JAKARTA, iNBrita.com – Komisi X DPR RI mengusulkan pengangkatan seluruh guru honorer menjadi PNS. Namun, kalangan PPPK langsung merespons usulan tersebut dengan beragam pandangan dan menilai gagasan itu kurang realistis.

PPPK Pertanyakan Usulan Pengangkatan Massal

Ketua Solidaritas Nasional Wiyatabakti Indonesia (SNWI) Provinsi Sumatera Selatan, Susi Maryani, menilai usulan tersebut tidak masuk akal. Ia mempertanyakan kejelasan nasib guru PPPK jika pemerintah langsung mengangkat semua guru honorer menjadi PNS.

Minta Tetap Ada Seleksi dan Batas Usia

Susi menegaskan bahwa PPPK bisa menerima usulan tersebut jika pemerintah tetap menerapkan seleksi dan batas usia. Ia menjelaskan bahwa saat ini sebagian besar guru honorer yang tersisa berusia di bawah 35 tahun dengan masa pengabdian kurang dari dua tahun.

Sebaliknya, pemerintah telah mengarahkan guru honorer berusia di atas 35 tahun untuk mengikuti seleksi PPPK. Guru PPPK yang telah diangkat sudah melewati proses seleksi ketat dan memiliki masa pengabdian yang lebih panjang.PPPK Minta Diprioritaskan Lebih Dulu

Susi mendukung keinginan Komisi X DPR RI untuk menjadikan status guru sebagai PNS. Namun, ia meminta pemerintah tidak langsung mengangkat seluruh honorer tanpa proses seleksi.

Ia menilai pemerintah sebaiknya memprioritaskan pengangkatan guru PPPK dan PPPK paruh waktu terlebih dahulu. Menurutnya, di lapangan masih banyak guru non-ASN yang baru lulus dan belum memiliki pengalaman mengajar yang memadai.

Tendik Honorer Juga Perlu Perhatian

Sekretaris Jenderal DPP Forum Honorer Non-Kategori Dua Indonesia Tenaga Kependidikan (FHNK2I Tendik), Herlambang Susanto, meminta pemerintah tidak hanya fokus pada guru honorer.

Ia menilai tenaga kependidikan (tendik) honorer justru menghadapi kondisi yang lebih memprihatinkan. Ia pun mendesak pemerintah untuk menyelamatkan mereka dari ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).

Soroti Kesejahteraan PPPK dan Skema Paruh Waktu

Herlambang juga menyoroti kondisi PPPK paruh waktu dan PPPK downgrade yang masih memiliki tingkat kesejahteraan di bawah standar, meskipun sudah berstatus ASN.

Ia mengapresiasi usulan DPR RI terkait pengangkatan honorer menjadi PNS. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah harus memprioritaskan PPPK, PPPK downgrade, dan PPPK paruh waktu, serta memperhatikan nasib tenaga kependidikan, tidak hanya guru.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Bola ubi isi cokelat dan getuk ubi keju, camilan praktis yang lezat. ( Foto AI INBRITA)

Kuliner

Resep Camilan Ubi Kukus Praktis Tanpa Oven

Jumat, 23 Okt 2026 - 05:00 WIB

Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, M.M., Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi.

Nasional

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi peringatan vitamin anak palsu yang beredar online.(Foto AI INBRITA)

Kesehatan

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Jumat, 23 Okt 2026 - 02:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet paripurna. (istimewa)

Uncategorized

Prabowo Dorong Pemerataan Kekayaan Ekonomi Indonesia

Jumat, 23 Okt 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi Puppy Merge, game penghasil uang dengan klaim saldo DANA.

Teknologi

Puppy Merge Game Penghasil Uang, Benarkah Saldo DANA Cair?

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:00 WIB