Jakarta, iNBrita.com — Suasana aksi unjuk rasa guru honorer di kawasan gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, berlangsung di bawah terik matahari. Di tengah kondisi itu, sejumlah polisi wanita (polwan) turun langsung ke lapangan dan membagikan air mineral serta roti kepada para peserta aksi. Sementara itu, aparat kepolisian mengamankan jalannya kegiatan dengan pendekatan humanis di lokasi.
Polwan Terapkan Pendekatan Humanis dan Pelayanan di Lapangan
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung menyampaikan bahwa pihaknya menjalankan pengamanan sekaligus pelayanan kepada peserta aksi. Ia menegaskan bahwa polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memperhatikan kondisi massa di lapangan.
Lebih lanjut, Polwan memberikan air minum dan makanan ringan kepada peserta aksi agar mereka tetap terjaga kondisinya selama kegiatan berlangsung. Aparat juga memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif.
Selain itu, kepolisian menerapkan pendekatan persuasif dan humanis untuk menjaga suasana tetap sejuk antara aparat dan masyarakat. Dengan cara itu, polisi tetap menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sesuai aturan yang berlaku.
Ribuan Personel Dikerahkan Amankan Aksi
Di sisi lain, petugas mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan gedung parlemen untuk mencegah kepadatan kendaraan selama aksi berlangsung.
Pengamanan kegiatan ini melibatkan ribuan personel gabungan dari kepolisian, termasuk Polda Metro Jaya, unsur TNI, serta pemerintah daerah. Dengan demikian, seluruh unsur pengamanan bekerja untuk menjaga agar aksi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Hingga siang hari, massa aksi tetap melaksanakan unjuk rasa dengan damai tanpa terjadi insiden berarti.
(eny)









