GoPay Perkuat Literasi Digital Pelaku UMKM Bali

Program Pintar Bareng GoPay membantu UMKM memahami pengelolaan keuangan, keamanan transaksi digital, hingga penggunaan QRIS secara bijak.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi UMKM, strategi bisnis UMKM. (SHUTTERSTOCK/BLEAKSTAR)

Ilustrasi UMKM, strategi bisnis UMKM. (SHUTTERSTOCK/BLEAKSTAR)

Jakarta, iNBrita.com — GoPay bersama sejumlah lembaga seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengadakan program edukasi bertajuk “Pintar Bareng GoPay” di Denpasar, Bali.

Dalam kegiatan tersebut, GoPay mengajak sekitar 150 pelaku UMKM mengikuti pelatihan. Materinya membahas pengelolaan keuangan, keamanan transaksi digital, serta pencegahan risiko hukum dalam usaha.

Selain itu, tim pemateri mengajarkan cara mengatur arus kas usaha. Peserta juga belajar memanfaatkan pembiayaan secara tepat dan mengenali potensi tindak ilegal, seperti pencucian uang serta judi online.

Head of Corporate Affairs GoPay, Audrey P. Petriny, mengatakan perkembangan UMKM tidak hanya bergantung pada kemampuan bisnis. Pelaku usaha juga harus siap menghadapi transformasi digital.

Menurut Audrey, pelaku UMKM perlu memahami keamanan digital saat memakai teknologi keuangan. Langkah itu membantu bisnis berkembang secara berkelanjutan.

“Melalui program Pintar Bareng GoPay, kami ingin membantu UMKM memahami cara menggunakan teknologi finansial secara aman sekaligus memperkuat fondasi bisnis mereka,” ujar Audrey.

Baca Juga :  Cara Ternak Hewan Mini Produktif untuk Pensiunan

Simulasi Keuangan dan Teknologi Digital

Tak hanya itu, peserta juga mengikuti simulasi pengelolaan keuangan. Simulasi tersebut menyesuaikan kebutuhan operasional usaha sehari-hari. GoPay juga memperkenalkan berbagai solusi pembayaran digital. Teknologi tersebut membantu meningkatkan efisiensi bisnis UMKM.

OJK Ingatkan Penggunaan Pinjaman Secara Bijak

Sementara itu, OJK menegaskan pentingnya penggunaan pembiayaan secara bertanggung jawab. OJK meminta pelaku usaha memakai dana pinjaman untuk kebutuhan produktif. Cara itu dapat mendukung pertumbuhan bisnis.

Manajer Madya Divisi Pengawasan Perilaku PUJK OJK Bali, Adam Ultra Sjahbunan, mengatakan pengelolaan pembiayaan yang tepat dapat menjaga stabilitas usaha. Langkah itu juga membantu mengurangi risiko kredit bermasalah.

“Pelaku usaha sebaiknya memanfaatkan pinjaman untuk mendukung pengembangan usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif. Dengan demikian, mereka dapat menjaga pertumbuhan usaha tetap sehat dan stabil,” kata Adam.

Di sisi lain, OJK mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam program ini. Program tersebut dinilai mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya bagi UMKM.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini Melemah, Antam Naik Tipis

AFPI dan PPATK Soroti Risiko Finansial dan Hukum

Kemudian, AFPI mengingatkan pelaku UMKM agar menyesuaikan pinjaman online dengan kemampuan finansial. Langkah itu dapat mengurangi risiko gagal bayar.

Selanjutnya, PPATK mengimbau pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan. Tujuannya agar pihak lain tidak memanfaatkan bisnis mereka untuk tindak pencucian uang.

BI Dorong Pemanfaatan QRIS untuk UMKM

Adapun Bank Indonesia Provinsi Bali menyoroti manfaat penggunaan QRIS. Sistem tersebut membantu pelaku usaha mencatat transaksi secara lebih tertata dan praktis.

Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran BI Bali, Zetra Iez Zaputra, mengatakan fitur QRIS Cross Border membantu UMKM menerima pembayaran dari wisatawan asing dengan lebih mudah.

Oleh karena itu, program edukasi ini mendorong UMKM agar lebih siap menghadapi perkembangan ekonomi digital. UMKM juga diharapkan memakai layanan keuangan secara aman, bijak, dan produktif.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Pegadaian Turun, Antam Masih Rp 2,71 Juta
Dolar AS Hari Ini Melemah, Rupiah Kembali Menguat
Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Rinciannya
OJK Ingatkan Warga Waspadai Hoaks Aplikasi Penghasil Uang
Harga Emas Antam Pegadaian Turun, Cek Rinciannya Hari Ini
Cek BPNT Agustus 2026 Lewat HP, Begini Caranya
ESDM Perketat LPG 3 Kg, Cek Kriteria Penerima Subsidi
Penjualan Motor Listrik 2026 Anjlok, Ini Penyebabnya
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun, Antam Masih Rp 2,71 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Dolar AS Hari Ini Melemah, Rupiah Kembali Menguat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Rinciannya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:00 WIB

OJK Ingatkan Warga Waspadai Hoaks Aplikasi Penghasil Uang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Pegadaian Turun, Cek Rinciannya Hari Ini

Berita Terbaru

Sri Kartini Alfin nahkodai Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh periode 2026–2030.

SUNGAI PENUH

Sri Kartini Alfin Nahkodai Dewan Kesenian Sungai Penuh

Minggu, 30 Agu 2026 - 11:00 WIB

Ilustrasi permainan Arrow To Rich yang menawarkan fitur game puzzle dan hadiah saldo digital. (Foto AI)

Teknologi

Arrow To Rich 2026, Cara Main dan Tarik Saldo

Minggu, 30 Agu 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS di Pegadaian kembali turun pada Sabtu (29/8/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Turun, Antam Masih Rp 2,71 Juta

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:00 WIB

Penyebab penumpukan kalsium di pembuluh darah. Foto: Getty Images/tussik13

Kesehatan

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:00 WIB

Bupati Kerinci Monadi membuka Kejuaraan Menembak Perbakin Tingkat Provinsi Jambi di Lapangan Tembak Sementara Kabupaten Kerinci, Jumat (28/8/2026). Foto Kerinci Satu

KERINCI

Kerinci Gelar Kejuaraan Menembak Tingkat Provinsi Jambi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:00 WIB