KPR Mahal Bikin Milenial Menyerah Beli Rumah

Harga Rumah Naik Tak Seimbang Pendapatan Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Rumah. (Dok: Freepik)

Foto: Ilustrasi Rumah. (Dok: Freepik)

Jakarta, iNBrita.com  – Dalam beberapa tahun terakhir, generasi milenial di berbagai negara semakin kehilangan harapan untuk memiliki rumah sendiri. Bahkan, banyak di antara mereka yang kini mengaku sudah tidak lagi bermimpi membeli properti karena harga yang terus melonjak dan tidak sebanding dengan pendapatan.

Selain itu, sebuah survei terbaru dari Bankrate Home Affordability Survey menunjukkan bahwa krisis keterjangkauan rumah semakin memburuk, terutama di Amerika Serikat. Sebagai gambaran, sekitar 16% calon pembeli rumah pada periode 2020 hingga 2025 mengaku akhirnya menyerah karena tidak menemukan rumah yang mampu mereka beli.

Menurutnya, analis keuangan Bankrate, Stephen Kates, menyebut kondisi tersebut sebagai yang terburuk dalam beberapa dekade terakhir.

“Keterjangkauan rumah di AS berada di level terburuk dalam beberapa dekade. Di samping itu, kombinasi harga rumah yang tinggi, pasokan yang terbatas, dan suku bunga KPR yang tinggi membuat banyak calon pembeli akhirnya menyerah,” ujarnya.

Milenial Paling Banyak Menyerah

Lebih lanjut, survei tersebut juga menunjukkan bahwa kelompok milenial menjadi generasi paling terdampak. Dengan demikian, sebanyak 22% milenial mengaku sudah tidak lagi berusaha membeli rumah.

Sementara itu, generasi lain juga ikut terdampak, meskipun dalam persentase yang lebih rendah:

  • Generasi X: 17%
  • Generasi Z: 12%
  • Baby Boomer: 12%

Hal ini menunjukkan bahwa krisis perumahan tidak hanya menyerang generasi muda, tetapi juga lintas usia.

Kondisi di Indonesia: Lebih Berat?

Meski demikian, belum ada survei resmi serupa di Indonesia. Namun begitu, kondisi keterjangkauan rumah di Tanah Air dinilai tidak kalah berat. Harga properti terus naik lebih cepat dibanding pertumbuhan pendapatan masyarakat.

Akibatnya, banyak warga sulit menjangkau rumah layak huni, terutama di kota-kota besar. Di sisi lain, salah satu indikatornya adalah tingginya rasio harga rumah terhadap pendapatan rata-rata.

Berdasarkan laporan lain, The Economist menyebut sebagian besar negara dengan harga rumah paling tidak terjangkau berada di Asia, termasuk Indonesia.

10 Negara dengan Harga Rumah Paling Tidak Terjangkau di Dunia

Adapun, berikut daftar negara dengan tingkat keterjangkauan rumah terendah:

  1. Filipina
  2. Sri Lanka
  3. Thailand
  4. India
  5. Korea Selatan
  6. Indonesia
  7. China
  8. Amerika Serikat
  9. Inggris Raya

Kesimpulan

Sebagai penutup, krisis perumahan global kini menjadi masalah serius, terutama bagi generasi muda. Pada akhirnya, kenaikan harga yang jauh lebih cepat dibanding pendapatan membuat kepemilikan rumah semakin sulit dicapai, bahkan di negara maju sekalipun. Oleh karena itu, Indonesia pun masuk dalam daftar negara dengan tingkat keterjangkauan rumah yang rendah di dunia.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa
Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal
Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online
Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi
Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik
BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok
Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah
Sungai Barito Surut, Transportasi Kalteng Terancam Lumpuh
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Daftar Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Bank Sentral Borong Emas, Harga dan Investasi Jadi Sorotan

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB