Mayoritas Mata Uang Asia Melemah, Rupiah Menguat Tipis

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya permintaan aset safe haven akibat konflik Timur Tengah.(Foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya permintaan aset safe haven akibat konflik Timur Tengah.(Foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, iNBrita.com – Pelaku pasar mendorong mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (5/6/2026). Mereka meningkatkan permintaan terhadap dolar AS setelah konflik di kawasan Teluk kembali memanas.

Mayoritas Mata Uang Asia Melemah

Data Refinitiv per pukul 09.15 WIB menunjukkan tujuh dari 10 mata uang Asia yang dipantau melemah terhadap dolar AS, sementara tiga mata uang lainnya justru menguat.

Rupiah, Yen, dan Baht Menguat Tipis

Rupiah menjadi salah satu mata uang yang masih mampu menguat pagi ini. Mata uang Garuda naik tipis 0,03% ke level Rp18.015/US$. Meski demikian, rupiah tetap berada di atas level psikologis Rp18.000/US$.

Selain rupiah, yen Jepang juga menguat 0,04% ke posisi JPY 159,2/US$, sementara baht Thailand naik 0,09% ke level THB 32,65/US$.

Won dan Ringgit Pimpin Pelemahan

Sebaliknya, won Korea Selatan mencatat pelemahan terdalam pagi ini. Mata uang tersebut turun 0,98% ke posisi KRW 1.546,4/US$. Ringgit Malaysia menyusul dengan pelemahan 0,50% ke level MYR 4,030/US$.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan Hari Ini Stabil 14 Mei 2026

Dolar Taiwan juga tertekan cukup dalam setelah turun 0,19% ke posisi TWD 31,482/US$. Sementara itu, peso Filipina melemah 0,18% ke level PHP 61,535/US$.

Tekanan Ringan di Mata Uang Lain

Tekanan lebih ringan terjadi pada dolar Singapura yang turun 0,05% ke posisi SGD 1,284/US$. Di sisi lain, pelaku pasar juga mendorong dong Vietnam dan yuan China melemah masing-masing sebesar 0,04% dan 0,01% terhadap dolar AS.

Dolar AS Tetap Kuat sebagai Safe Haven

Pada saat yang sama, indeks dolar AS (DXY) bergerak stagnan di posisi 99,415. Meski tidak banyak berubah, dolar AS tetap kuat karena investor memburunya sebagai aset safe haven di tengah ketegangan geopolitik.

Konflik Timur Tengah Picu Permintaan Dolar

Permintaan terhadap dolar AS meningkat setelah upaya Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan perang di Timur Tengah dan mendorong perdamaian dengan Teheran menghadapi hambatan baru.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini 29 Mei 2026

Milisi Hizbullah yang didukung Iran menolak gencatan senjata baru di Lebanon pada Kamis. Di waktu yang sama, Israel menegaskan tidak akan menarik pasukannya dari wilayah tersebut.

Konflik yang meningkat sepanjang pekan ini, termasuk aksi saling serang antara pasukan Iran dan AS, turut mendorong harga minyak Brent bertahan di atas US$90 per barel.

Dampak ke Pasar Asia

Kenaikan harga minyak dan ketidakpastian geopolitik membuat investor kembali mencari aset aman, termasuk dolar AS.

Situasi ini akhirnya mempersempit ruang penguatan mata uang lainnya, termasuk mata uang di kawasan Asia. Akibatnya, mayoritas mata uang Asia bergerak melemah terhadap dolar AS pada pagi ini.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Cek
Dolar AS Naik, Nasib Tarif Listrik Jadi Sorotan
ESDM Wajibkan Bioetanol 5 Persen di SPBU
Harga Emas Pegadaian 4 Juni 2026 Stabil
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Tinggi
Rupiah Menguat Hari Ini Lawan Dolar AS
Harga Emas Hari Ini Pegadaian 2 Juni 2026
Dolar AS Menguat Rupiah Tertekan Investor Waspadai Risiko
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Cek

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:00 WIB

Mayoritas Mata Uang Asia Melemah, Rupiah Menguat Tipis

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dolar AS Naik, Nasib Tarif Listrik Jadi Sorotan

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:00 WIB

ESDM Wajibkan Bioetanol 5 Persen di SPBU

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Pegadaian 4 Juni 2026 Stabil

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan Antam dengan harga terbaru yang mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat pagi.( FOTO : Indrianto Eko Suwarso/wpa/am. )

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Cek

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:00 WIB

Bupati Monadi menyerahkan bantuan kepada warga korban kebakaran di Desa Bedeng Delapan dan Desa Simpang Belui, Kabupaten Kerinci, Jumat (5/6/2026).

KERINCI

Bupati Monadi Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Kerinci

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:00 WIB

Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya permintaan aset safe haven akibat konflik Timur Tengah.(Foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Mayoritas Mata Uang Asia Melemah, Rupiah Menguat Tipis

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:00 WIB

Alfin mengajak ASN membiasakan pilah sampah saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. ( Foto Discominfo Sungai penuh)

SUNGAI PENUH

Hari Lingkungan Hidup, Alfin Ajak ASN Pilah Sampah

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyerahkan KTP-el kepada pelajar dan warga terdampak kebakaran di Disdukcapil Kota Sungai Penuh, Jumat (5/6).

SUNGAI PENUH

Alfin Serahkan KTP-El Bagi Pelajar dan Korban Kebakaran

Jumat, 5 Jun 2026 - 14:00 WIB