Jakarta, iNBrita.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar lelang aset hasil rampasan perkara korupsi. Dalam agenda Juni 2026, KPK menawarkan sejumlah barang mewah milik mantan Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution.
Berdasarkan pantauan di Gedung Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) KPK di Jakarta Timur, KPK memasukkan barang mewah tiga pasang sepatu dan satu sabuk bermerek ke dalam daftar lelang. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memiliki barang sitaan negara secara legal.
Tiga Sepatu Mewah Masuk Daftar Lelang
KPK melelang sepatu Gucci seri Rhyton Sneaker berwarna putih dengan harga limit Rp6,46 juta. Peserta harus menyetor uang jaminan sebesar Rp3 juta untuk mengikuti penawaran.
Selain itu, KPK menawarkan sepatu Burberry tipe Espadrilles Canvas Beige. Sepatu tersebut berwarna krem dengan aksen garis hitam, putih, dan merah. KPK menetapkan harga limit sebesar Rp4,959 juta. Adapun uang jaminan yang harus disetor mencapai Rp2 juta.
KPK juga memasukkan sepatu wanita merek Valentino tipe Ballerina ke dalam daftar lelang. Sepatu berwarna cokelat itu memiliki harga limit Rp3,456 juta. Sementara itu, nilai jaminannya sebesar Rp1,5 juta.
Ikat Pinggang Louis Vuitton Ikut Dilelang
Selain sepatu, KPK melelang sebuah ikat pinggang kulit bermerek Louis Vuitton (LV). Sabuk berwarna cokelat tersebut memiliki kepala berlogo LV.
KPK membuka penawaran barang itu dengan harga limit Rp3,468 juta. Untuk mengikuti lelang, peserta wajib menyetor uang jaminan sebesar Rp1,5 juta.
Indra Pomi Jalani Hukuman Enam Tahun Penjara
Indra Pomi Nasution merupakan terpidana kasus pemotongan anggaran terkait pencairan ganti uang. Kasus tersebut juga menyeret mantan Penjabat Wali Kota Pekanbaru, Risnandar.
Setelah pengadilan menjatuhkan vonis, aparat mengeksekusi Indra ke Rutan Kelas I Pekanbaru. Ia kini menjalani hukuman penjara selama enam tahun.
KPK Lelang 106 Lot Aset Senilai Rp311 Miliar
KPK tidak hanya melelang barang milik Indra. Pada Juni 2026, lembaga antirasuah itu juga menyiapkan 106 lot aset dari 26 perkara korupsi.
Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikno, mengatakan lelang akan berlangsung serentak di 11 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
Menurut Mungki, KPK menyediakan 32 lot barang bergerak dalam lelang kali ini. Jenis asetnya cukup beragam. KPK melelang alat berat, mobil, sepeda motor, robot, dan perangkat pengenalan wajah.
Selain itu, KPK juga menawarkan berbagai barang konsumtif dan koleksi pribadi. Barang-barang tersebut meliputi sepatu, sandal, ikat pinggang, mesin kopi, telepon seluler, hingga perhiasan mencapai sekitar Rp311 miliar.
Jadwal Aanwijzing dan Informasi Lelang
Masyarakat yang berminat dapat mengikuti proses aanwijzing atau penjelasan lelang pada 11 Juni 2026.
Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, peserta dapat mengakses situs resmi lelang pemerintah. Melalui laman tersebut, masyarakat bisa melihat tata cara pelaksanaan serta daftar aset yang tersedia.









