Enam Kesalahan yang Membuat Pahala Menjadi Sia-Sia

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hindari ghibah. Foto: Pexels

Ilustrasi hindari ghibah. Foto: Pexels

Amal Banyak Belum Tentu Aman: Enam Perbuatan yang Bisa Menggerus Pahala Seorang Muslim

Jakarta, iNBrita.com — Setiap Muslim tentu menginginkan amal ibadah yang dilakukan menjadi bekal berharga di hadapan Allah SWT. Salat, puasa, sedekah, membaca Al-Qur’an, hingga berbagai bentuk kebaikan sosial dikerjakan dengan harapan memperoleh ridha dan pahala dari-Nya.

Namun, tidak semua orang menyadari bahwa pahala yang telah dikumpulkan bisa berkurang, bahkan hilang, akibat sejumlah perbuatan yang sering dianggap sepele. Karena itu, Islam tidak hanya mengajarkan pentingnya beramal, tetapi juga menjaga amal agar tetap bernilai di sisi Allah SWT.

Allah SWT menegaskan dalam Surah Az-Zalzalah ayat 7-8 bahwa setiap kebaikan maupun keburukan sekecil apa pun akan diperlihatkan balasannya. Pesan ini menjadi pengingat bahwa seorang Muslim harus berhati-hati terhadap perbuatan yang dapat merusak hasil ibadahnya sendiri.

Amal yang tampak besar dapat kehilangan nilainya apabila tercampur dengan kesombongan, kedengkian, atau tindakan yang merugikan orang lain.

1. Mengungkit Sedekah dan Bantuan yang Pernah Diberikan

Sedekah merupakan amalan yang sangat mulia. Namun, keutamaan tersebut dapat berkurang ketika seseorang terus mengingatkan atau membanggakan bantuan yang pernah ia berikan.

Tidak sedikit orang yang setelah membantu orang lain justru menceritakan kebaikannya kepada banyak pihak atau membuat penerima bantuan merasa berutang budi.

Hakikat sedekah adalah memberi karena Allah semata, bukan untuk mendapatkan pujian, penghormatan, atau pengakuan dari manusia.

Baca Juga :  Pj. Bupati Kerinci Pimpin Rapat Kerja Penanganan Bencana Banjir dan Longsor

2. Ghibah atau Membicarakan Aib Orang Lain

Lisan sering kali menjadi sumber dosa yang tidak disadari. Salah satu yang paling berbahaya adalah ghibah, yaitu membicarakan keburukan atau kekurangan orang lain di belakangnya.

Dalam Al-Qur’an, ghibah diibaratkan seperti memakan daging saudara sendiri yang telah meninggal. Gambaran tersebut menunjukkan betapa buruknya perbuatan ini di sisi Allah SWT.

Masalahnya, ghibah kerap terjadi dalam obrolan santai, percakapan sehari-hari, hingga media sosial. Banyak orang merasa sedang berbagi cerita biasa, padahal tanpa sadar sedang mengurangi pahala amal yang telah mereka kumpulkan.

3. Bermaksiat Saat Tidak Ada yang Melihat

Ada orang yang tampak taat di hadapan manusia, tetapi berbeda ketika sedang sendirian. Ia menjaga citra kesalehan di depan orang lain, namun melanggar larangan Allah ketika merasa tidak ada yang mengawasi.

Rasulullah SAW pernah memperingatkan bahwa akan ada orang yang datang pada hari kiamat dengan pahala yang besar, tetapi amal tersebut hancur karena kebiasaan melakukan maksiat secara sembunyi-sembunyi.

4. Hasad atau Dengki terhadap Keberhasilan Orang Lain

Hasad adalah perasaan tidak senang melihat orang lain memperoleh nikmat, kesuksesan, atau kebahagiaan.

Rasulullah SAW mengingatkan agar umat Islam menjauhi sifat dengki karena ia dapat menghabiskan kebaikan sebagaimana api melahap kayu bakar.

Di era media sosial, godaan hasad semakin besar. Melihat pencapaian, kekayaan, atau kehidupan orang lain yang tampak sempurna sering kali memunculkan rasa iri. Karena itu, rasa syukur dan keyakinan terhadap takdir Allah menjadi benteng penting untuk menjaga hati.

Baca Juga :  Pemprov DKI Nonaktifkan Febriwaldi Usai Gaya Mewah

5. Berbuat Zalim kepada Sesama

Kezaliman merupakan dosa yang berkaitan langsung dengan hak manusia. Bentuknya bisa berupa mencaci, memfitnah, mengambil hak orang lain, menipu, atau menyakiti sesama.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menjelaskan tentang orang yang bangkrut pada hari kiamat. Ia datang membawa banyak pahala dari salat, puasa, dan zakat.

6. Riya’, Beramal demi Pujian Manusia

Riya’ adalah melakukan ibadah atau kebaikan dengan tujuan mendapatkan perhatian, pujian, atau penghargaan dari manusia.

Islam sangat menekankan keikhlasan sebagai fondasi utama setiap amal. Bahkan Rasulullah SAW menyebut riya’ sebagai bentuk syirik kecil karena seseorang menjadikan penilaian manusia lebih penting daripada ridha Allah.

Di zaman digital, godaan riya’ semakin besar. Meski tidak semua publikasi amal termasuk riya’, setiap Muslim tetap perlu memeriksa niatnya agar tidak terjebak mencari sanjungan manusia.

Jangan Hanya Mengumpulkan Pahala, Jagalah Pahala Itu

Memperbanyak amal saleh memang penting, tetapi menjaga amal agar tetap bernilai di sisi Allah SWT jauh lebih penting. Banyaknya ibadah tidak akan berarti apabila rusak oleh dosa lisan, penyakit hati, atau kezaliman terhadap sesama.Karena itu, setiap Muslim perlu terus memperbaiki diri, menjaga keikhlasan, serta memperhatikan hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hukum Menuduh Zina Tanpa Bukti Menurut Islam
Doa Minta Hujan Lengkap Arab Latin dan Artinya
Gua Hira Saksi Turunnya Wahyu Pertama Rasulullah SAW
Penyebab Doa Belum Terkabul Meski Rutin Salat Tahajud
Bacaan Doa Akhir Tahun Islam Arab Latin Artinya
Rahasia Karpet Masjid Nabawi Tetap Bersih dan Nyaman
Hukum Mengambil Tempat Duduk Orang Lain Menurut Islam
Rahasia Air Telaga Rasulullah SAW yang Sangat Istimewa
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 04:00 WIB

Hukum Menuduh Zina Tanpa Bukti Menurut Islam

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:00 WIB

Doa Minta Hujan Lengkap Arab Latin dan Artinya

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:00 WIB

Gua Hira Saksi Turunnya Wahyu Pertama Rasulullah SAW

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:00 WIB

Penyebab Doa Belum Terkabul Meski Rutin Salat Tahajud

Senin, 15 Juni 2026 - 04:00 WIB

Bacaan Doa Akhir Tahun Islam Arab Latin Artinya

Berita Terbaru

Pertama kali dalam sejarah pemenang Piala Dunia 2026 dihadiahi cincin emas (FIFA)

Internasional

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Senin, 20 Jul 2026 - 21:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto memaparkan percepatan implementasi ekspor satu pintu SDA lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jakarta, Senin (20/7/2026).(Foto: dok. YouTube Setpres)

Nasional

Prabowo Ekspor Satu Pintu, DSI Berlaku September 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 20:00 WIB

Tampilan hadiah kode redeem FC Mobile berupa pemain OVR 115 dan item spesial terbaru Juli 2026.(Foto: FC Mobile)

Game

Kode Redeem FC Mobile Terbaru Juli 2026 Hadiah OVR

Senin, 20 Jul 2026 - 19:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam, UBS, dan Galeri24 yang dijual di Pegadaian dengan harga terbaru per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Antam UBS Galeri24 Terbaru

Senin, 20 Jul 2026 - 18:00 WIB