Rupiah Melemah ke Rp18.110, Dolar AS Perkasa Global

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layar menampilkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami pelemahan di tengah penguatan dolar global.(Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Layar menampilkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami pelemahan di tengah penguatan dolar global.(Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Jakarta, iNBrita.comNilai tukar rupiah melemah ke level Rp18.110 per dolar AS pada perdagangan Senin (8/6) pagi. Mata uang Garuda turun 104 poin atau 0,58 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pelemahan ini mengikuti tekanan yang juga dialami sejumlah mata uang Asia terhadap dolar AS.

Pelaku pasar melihat pergerakan mata uang kawasan yang cenderung melemah. Peso Filipina turun 0,32 persen, ringgit Malaysia merosot 0,93 persen, yen Jepang terkoreksi 0,03 persen, dan dolar Hong Kong turun tipis 0,01 persen.

Mata Uang Asia Bergerak Variatif

Sebagian mata uang Asia masih mampu menguat. Yuan China naik 0,07 persen, dolar Singapura bertambah 0,01 persen, dan won Korea Selatan melonjak 0,56 persen terhadap dolar AS. Kondisi ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih membagi sentimen secara selektif di kawasan.

Pergerakan Mata Uang Global

Mata uang negara maju juga bergerak bervariasi. Euro Eropa turun 0,01 persen, dolar Kanada melemah 0,08 persen, franc Swiss turun 0,11 persen, dan poundsterling Inggris terkoreksi 0,05 persen. Di sisi lain, dolar Australia mencatat kenaikan tipis sebesar 0,01 persen terhadap dolar AS.

Dolar AS Tekan Rupiah

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai rupiah masih berpotensi melemah. Ia menegaskan bahwa penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang menekan rupiah. Data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang melampaui ekspektasi pasar mendorong optimisme terhadap ekonomi AS sekaligus memperkuat dolar.

Lukman juga menyoroti faktor geopolitik global. Ia menjelaskan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah meningkatkan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven. Situasi ini membuat investor mengalihkan dana ke aset yang lebih aman dan meninggalkan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Proyeksi Pergerakan Rupiah

Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp18.000 hingga Rp18.150 per dolar AS sepanjang hari ini. Ia menilai pelaku pasar akan terus memantau data ekonomi global dan perkembangan geopolitik untuk menentukan arah transaksi.

Dengan berbagai tekanan eksternal yang masih kuat, rupiah berpotensi menghadapi pergerakan yang fluktuatif dalam jangka pendek.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Perak Antam Turun, Perak Dunia Menguat
Harga Emas Antam Turun Rp17.000, Cek Rincian Terbaru
Rupiah Menguat ke Rp17.632, Pasar Cermati Inflasi AS
Harga Perak Antam Hari Ini Tetap, Cek Rinciannya
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000
Rupiah Melemah ke Rp17.645, Cadangan Devisa Naik
Harga Emas Hari Ini Turun, Cek Antam Pegadaian
Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Daftar Lengkap
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:00 WIB

Harga Perak Antam Turun, Perak Dunia Menguat

Rabu, 9 September 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Turun Rp17.000, Cek Rincian Terbaru

Rabu, 9 September 2026 - 11:00 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.632, Pasar Cermati Inflasi AS

Selasa, 8 September 2026 - 18:00 WIB

Harga Perak Antam Hari Ini Tetap, Cek Rinciannya

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000

Berita Terbaru

Investor dan pelaku bisnis mengunjungi fasilitas teknologi di China untuk melihat perkembangan industri secara langsung.(Foto : AI Generated Image (ChatGPT)

Teknologi

Tur Teknologi China Jadi Peluang Bisnis Investor Global

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:00 WIB

Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat membahas strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(Foto : Kemendagri)

Nasional

Mendagri Ungkap Empat Faktor Pendorong Ekonomi Daerah

Rabu, 9 Sep 2026 - 20:00 WIB

Apple Event 2026 diprediksi memperkenalkan iPhone 18 Pro dan sejumlah produk terbaru.(Foto : Apple)

Teknologi

Apple Event 2026: iPhone 18 Pro dan Lipat

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:00 WIB

Ilustrasi perak batangan Antam yang menunjukkan penurunan harga pada perdagangan 9 September 2026.

Ekonomi

Harga Perak Antam Turun, Perak Dunia Menguat

Rabu, 9 Sep 2026 - 16:00 WIB

Redmi Note 17 Pro Max 5G hadir dengan baterai jumbo 10.000 mAh dan pengisian cepat 100W.(Foto : Dok/Xiaomi)

Teknologi

Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai 10.000 mAh

Rabu, 9 Sep 2026 - 15:00 WIB