Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerusakan akibat gempa Filipina (Foto: REUTERS/Noel Celis)

Kerusakan akibat gempa Filipina (Foto: REUTERS/Noel Celis)

Gempa M 7,8 di Filipina Tewaskan 41 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

Gempa Picu Kerusakan Luas

Manila , iNBrita.com — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang mengguncang wilayah selatan Filipina pada Senin (8/6) menewaskan puluhan orang dan memicu kerusakan besar di sejumlah daerah di Pulau Mindanao.

Gempa terjadi sekitar pukul 07.37 waktu setempat dengan pusat guncangan berada di lepas pantai Provinsi Sarangani. Guncangan kuat tersebut merobohkan bangunan, mengganggu pasokan listrik dan air bersih, serta memicu tanah longsor di beberapa lokasi. Selain itu, otoritas setempat sempat mengeluarkan peringatan tsunami sebagai langkah antisipasi.

Korban Tewas dan Luka Terus Bertambah

Sementara itu, hingga Selasa (9/6), otoritas mencatat sedikitnya 41 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut. Data dari berbagai pemerintah daerah menunjukkan sebagian besar korban berasal dari wilayah Soccsksargen, termasuk Provinsi Sarangani, Kota General Santos, dan Cotabato Selatan. Di sisi lain, wilayah Davao juga melaporkan sejumlah korban jiwa.

Baca Juga :  Cewek Jenius Next Einstein Karyanya Dikutip Stephen Hawking

Menurut pejabat Kantor Pertahanan Sipil Filipina, reruntuhan bangunan dan struktur yang ambruk saat gempa berlangsung menyebabkan sebagian besar korban meninggal. Tak hanya itu, tim penyelamat masih mencari empat orang yang hingga kini belum ditemukan.

Selain menewaskan puluhan orang, gempa tersebut juga melukai ratusan warga. Otoritas setempat mencatat sedikitnya 479 orang mengalami cedera, dengan 456 korban luka berasal dari wilayah Davao.

Puluhan Ribu Warga Mengungsi

Lebih lanjut, gempa ini memengaruhi sekitar 88.000 warga di berbagai daerah di Mindanao bagian selatan. Dari jumlah tersebut, lebih dari 22.000 warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Hingga kini, banyak warga masih bertahan di area terbuka karena khawatir terhadap gempa susulan dan meragukan keamanan bangunan yang mereka tinggali.

Adapun tim pencarian dan penyelamatan terus memusatkan operasi di Kota General Santos dan Provinsi Sarangani yang mengalami dampak paling parah. Namun demikian, kondisi medan yang sulit memperlambat proses evakuasi karena petugas hanya dapat menjangkau beberapa wilayah di Sarangani dengan helikopter.

Baca Juga :  Protes Iran Memanas, Ratusan Tewas Akibat Penindakan Aparat

Infrastruktur Rusak dan Gempa Susulan Berlanjut

Di samping itu, serangkaian gempa susulan terus mengguncang wilayah terdampak. Bahkan, beberapa gempa susulan berkekuatan cukup besar terjadi sekitar dua jam setelah gempa utama, kemudian ratusan getaran kecil menyusul setelahnya.

Dari sisi infrastruktur, gempa tersebut menyebabkan kerusakan yang cukup luas. Otoritas setempat melaporkan sembilan jembatan dan 19 ruas jalan mengalami kerusakan. Selain itu, gempa merusak 1.889 rumah, dengan sekitar 1.500 unit di antaranya hancur total.

Dengan besarnya dampak yang ditimbulkan, pemerintah daerah bersama tim penyelamat terus melakukan evakuasi, menangani para korban, dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di berbagai wilayah Mindanao.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa FIFA Larang Nama Sponsor Stadion Piala Dunia
OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis
Pengadilan Yordania Vonis Mati Pembunuh Tiga Polisi Narkoba
Forbes Nobatkan Taylor Swift Musisi Wanita Terkaya Dunia
Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur
Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 02:00 WIB

Mengapa FIFA Larang Nama Sponsor Stadion Piala Dunia

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:00 WIB

Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis

Senin, 8 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pengadilan Yordania Vonis Mati Pembunuh Tiga Polisi Narkoba

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

Forbes Nobatkan Taylor Swift Musisi Wanita Terkaya Dunia

Berita Terbaru

Harga emas Pegadaian hari ini untuk produk UBS dan Galeri 24. (Dok. Pegadaian)

Ekonomi

Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sebelum Membeli

Senin, 15 Jun 2026 - 13:15 WIB

Ilustrasi berdoa. Foto: Freepik/jcomp

Khasanah

Bacaan Doa Akhir Tahun Islam Arab Latin Artinya

Senin, 15 Jun 2026 - 04:00 WIB

Skoliosis bukan sekadar masalah postur. Kenali gejalanya sejak dini untuk mencegah risiko yang lebih serius.(dok. MAGNIFIC/jcomp)

Kesehatan

Gejala Skoliosis yang Wajib Diwaspadai Sejak Dini Sekarang

Senin, 15 Jun 2026 - 03:00 WIB

Tampilan San Francisco Bay Arena, nama sementara Levi's Stadium selama Piala Dunia 2026, di Santa Clara, California, AS, pada 7 Juni 2026. (AFP/Josh Edelson)

Internasional

Mengapa FIFA Larang Nama Sponsor Stadion Piala Dunia

Senin, 15 Jun 2026 - 02:00 WIB

Bunga ageratum biru mekar di taman ( Foto Pexels)

Pendidikan

Tips Menanam Bunga Ageratum di Pekarangan Rumah Sehat

Senin, 15 Jun 2026 - 00:00 WIB