Sungai Penuh , iNBrita.com – Wali Kota Sungai Penuh Alfin mengajak para lulusan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci untuk terus mengembangkan kemampuan dan keterampilan agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja di era digital yang semakin kompetitif.
Pesan tersebut disampaikan Alfin saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda XII Program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) IAIN Kerinci Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Digital Perpustakaan IAIN Kerinci, Kamis (18/6/2026).
Dalam prosesi wisuda tersebut, Rektor IAIN Kerinci Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., mengukuhkan 538 wisudawan dan wisudawati yang terdiri dari 427 lulusan Program Sarjana (S1) dan 111 lulusan Program Pascasarjana (S2). Turut hadir Bupati Kerinci Monadi, unsur Forkopimda, jajaran pimpinan IAIN Kerinci, tokoh pendidikan, orang tua wisudawan, serta tamu undangan lainnya.
Wisuda Bukan Akhir Perjuangan
Di hadapan ratusan lulusan, Alfin menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan tinggi. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang penuh kerja keras, disiplin, dan pengorbanan.
“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Hari ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan dedikasi mampu mengantarkan kalian meraih cita-cita. Namun, wisuda bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan baru untuk mengabdikan ilmu dan kemampuan yang dimiliki,” ujar Alfin.
Ia menegaskan bahwa para lulusan kini memasuki fase kehidupan yang lebih menantang. Karena itu, mereka harus siap beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung sangat cepat, terutama di bidang teknologi dan informasi.
Menurut Alfin, dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga mampu berpikir kritis, bekerja sama, berkomunikasi dengan baik, dan berinovasi.
“Dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat. Lulusan IAIN Kerinci harus mampu menyesuaikan diri di tengah kemajuan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan keislaman,” katanya.
Wisudawan IAIN Bekali Diri dengan Keterampilan Masa Depan
Lebih lanjut, Alfin mengingatkan para lulusan agar terus meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Ia menilai kemampuan menganalisis informasi, membedakan fakta dan opini, serta memanfaatkan teknologi secara bijak menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan global.
Selain itu, kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan inovasi juga menjadi faktor yang menentukan keberhasilan seseorang di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jangan pernah berhenti belajar. Teruslah mengembangkan diri agar mampu menjawab tantangan zaman dan menjadi generasi yang membawa perubahan positif bagi daerah dan bangsa,” pesannya.
Komitmen Pemkot Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pada kesempatan yang sama, Alfin memaparkan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Beasiswa Sungai Penuh Juara.
Program tersebut memberikan bantuan pendidikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu, siswa berprestasi, serta hafiz dan hafizah Al-Qur’an. Menurut Alfin, program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga terus mendukung proses transformasi IAIN Kerinci menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan tinggi dan mendorong kemajuan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
IAIN Kerinci Perkuat Peran dalam Pembangunan Daerah
Sementara itu, Rektor IAIN Kerinci Dr. Jafar Ahmad memaparkan sejumlah capaian dan program strategis kampus yang tengah dijalankan. Ia menjelaskan bahwa IAIN Kerinci terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program yang terintegrasi dengan potensi lokal.
Selain fokus pada pengembangan akademik, kampus juga memperkenalkan program “IAIN Mengaji” yang ditujukan bagi seluruh civitas akademika dan mahasiswa sebagai upaya memperkuat karakter keislaman di lingkungan kampus.
Menurut Jafar Ahmad, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian terhadap masyarakat.
Momentum Melahirkan Generasi Unggul
Prosesi wisuda berlangsung tertib dan penuh khidmat. Bagi para lulusan, momen tersebut menjadi penanda berakhirnya masa studi sekaligus awal perjalanan baru untuk berkarya dan mengabdikan diri di tengah masyarakat.
Melalui Wisuda XII Tahun 2026 ini, IAIN Kerinci kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
(eny)









