Jakarta, iNBrita.com – Neymar belum mampu memberikan kontribusi maksimal bagi Timnas Brasil sepanjang Piala Dunia 2026. Akibat minimnya kesempatan bermain, penyerang berusia 34 tahun itu mulai merasa frustrasi.
Sejauh ini, Timnas Brasil sudah menjalani empat pertandingan dan berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar. Bahkan, Selecao memastikan langkah ke fase gugur setelah mengalahkan Jepang dengan skor 2-1.
Selanjutnya, Timnas Brasil akan menghadapi Norwegia pada babak 16 besar. Panitia menjadwalkan pertandingan tersebut berlangsung pada Senin (6/7/2026) dini hari WIB di New York New Jersey Stadium.
Namun, hingga fase gugur dimulai, baru mengoleksi satu penampilan. Carlo Ancelotti menurunkannya sebagai pemain pengganti saat Brasil menghadapi Skotlandia pada laga terakhir fase grup.
Sebelumnya, cedera memaksa Neymar melewatkan dua pertandingan awal Brasil di Piala Dunia 2026. Oleh karena itu, Ancelotti belum memasukkannya kembali ke susunan pemain utama meskipun kondisi sang pemain sudah membaik.
Meski demikian, Ancelotti mengakui Neymar merasa kecewa karena belum memperoleh banyak menit bermain. Kendati begitu, pelatih asal Italia tersebut tetap memuji profesionalisme Neymar selama membela Timnas Brasil.
Menurut Ancelotti, Neymar selalu menjalani latihan dengan maksimal, menghormati seluruh anggota tim, serta menjaga hubungan yang baik dengan rekan-rekan setimnya.
“Neymar memang tidak bahagia karena ingin bermain lebih banyak. Namun, dia berlatih dengan sangat baik, bersikap hormat, dan memiliki hubungan yang sangat baik dengan seluruh rekan setimnya,” ujar Ancelotti, dikutip dari AS Diario.
Lebih lanjut, Ancelotti menegaskan Neymar tetap memegang peran penting di dalam skuad Brasil. Pasalnya, sang pemain tidak hanya menghadirkan kualitas tinggi di lapangan, tetapi juga membawa pengaruh positif di ruang ganti.
“Dia adalah pemain yang sangat penting bagi tim. Neymar memiliki kualitas luar biasa dan kepribadian yang rendah hati. Saya sangat senang dengan sikapnya. Tentu saja, dia ingin bermain karena itulah yang selalu diinginkan setiap pesepak bola,” tutup Ancelotti.









