Blockchain Indonesia Tumbuh, Investasi Digital Makin Menjanjikan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perkembangan industri blockchain dan aset kripto di Indonesia.(Foto: DW (News)

Ilustrasi perkembangan industri blockchain dan aset kripto di Indonesia.(Foto: DW (News)

Industri Blockchain Indonesia Memasuki Era Baru

Jakarta, iNBrita.comIndustri blockchain dan aset kripto Indonesia mulai memasuki fase baru. Penguatan regulasi dan perluasan pemanfaatan teknologi mendorong pertumbuhan sektor ini. Pelaku industri kini tidak hanya mengembangkan perdagangan aset kripto, tetapi juga mulai memanfaatkan blockchain untuk berbagai kebutuhan ekonomi digital.

Pemanfaatan tersebut mencakup tokenisasi aset dunia nyata atau real world assets (RWA), tokenisasi kekayaan intelektual, hingga pembangunan infrastruktur digital.

Regulasi Kripto Perlu Dorong Inovasi

CEO Indodax, William Sutanto, menilai proses peralihan pengawasan aset kripto kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berjalan cukup baik. Ia menyebut pendekatan soft landing membantu industri beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Menurut William, pemerintah perlu memperkuat ekosistem setelah masa transisi. Ia mendorong integrasi yang lebih luas antara industri kripto dan lembaga jasa keuangan lainnya.

“Pendekatan soft landing membuat proses perubahan berjalan cukup baik. Yang terpenting adalah bagaimana kepastian regulasi yang semakin kuat dapat menjadi fondasi bagi industri untuk menjadi ruang inovasi dan integrasi yang lebih luas dengan ekosistem keuangan dengan tetap menjaga perlindungan konsumen,” ujar William dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).

Baca Juga :  Lembaga Kerapatan Adat Depati Nan Batujeuh Sepakat Tidak Ada Deklarasi Politik

William juga meminta regulator tetap memberikan ruang bagi inovasi. Ia menilai perkembangan industri kripto yang sangat cepat membutuhkan aturan yang mampu mengikuti perubahan teknologi.

“Industri kripto berkembang sangat cepat. Karena itu, yang perlu terus dicari adalah keseimbangan agar inovasi tetap memiliki ruang untuk berkembang, sementara perlindungan konsumen tetap menjadi prioritas,” jelasnya.

Jumlah Exchange Berizin Terus Bertambah

William menyambut positif bertambahnya jumlah exchange berizin di Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen.

Namun, ia mengingatkan pelaku industri agar memperhatikan pertumbuhan volume perdagangan. Penurunan volume perdagangan kripto secara global dapat memengaruhi persaingan di pasar domestik.

Jika jumlah pemain terus bertambah tanpa diikuti pertumbuhan volume pasar, William memperkirakan industri dapat memasuki fase konsolidasi.

“Semakin banyak pemain tentu memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen. Namun, kita juga perlu melihat bagaimana pasar terus berkembang,” katanya.

Baca Juga :  Azhar Hamzah Lepas Jalan Santai Kerukunan HAB Kemenag

Blockchain Perluas Akses Investasi

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, melihat blockchain memiliki potensi besar untuk memperluas akses investasi.

Teknologi tersebut dapat mengubah berbagai aset, seperti surat berharga, komoditas, emas, properti, dan infrastruktur, menjadi bentuk digital. Pelaku industri kemudian dapat membagi aset tersebut menjadi unit yang lebih kecil.

Dengan cara itu, investor dengan modal kecil hingga besar dapat ikut masuk ke dalam ekosistem investasi berbasis aset digital.

Blockchain Dorong Ekonomi Kreatif

Pemerintah juga mulai melihat peluang blockchain dalam sektor ekonomi kreatif. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menilai teknologi blockchain dan Web3 dapat membantu Indonesia mengembangkan pengelolaan kekayaan intelektual.

Blockchain dapat mendukung pengelolaan perizinan, royalti, hingga menciptakan skema pembiayaan baru berbasis kekayaan intelektual.

Namun, pemerintah tetap perlu menjaga kepastian hukum dan perlindungan konsumen. Dengan regulasi yang seimbang, blockchain berpeluang memperkuat ekonomi digital sekaligus membuka ruang inovasi bagi pelaku industri nasional.(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Cek Raja Emas
Modal Rp2 Juta, KDMP Raup Omzet Rp260 Juta
Tabungan Emas BCA Mulai Rp10.000, Cek Keuntungannya
Harga Buyback Emas Antam Turun, Masih Untung 2026
Rupiah Diprediksi Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.920
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp20 Ribu
Rupiah Melemah, Dolar AS Menguat, Ini Penyebabnya
Rupiah Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan MSCI
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Blockchain Indonesia Tumbuh, Investasi Digital Makin Menjanjikan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Cek Raja Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Modal Rp2 Juta, KDMP Raup Omzet Rp260 Juta

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Tabungan Emas BCA Mulai Rp10.000, Cek Keuntungannya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Harga Buyback Emas Antam Turun, Masih Untung 2026

Berita Terbaru

Deretan drama Korea tentang CEO terbaru 2026 menghadirkan kisah romansa, bisnis, misteri, hingga fantasi.(Foto: Dok. SBS Drama)

Entertainment

7 Drama Korea CEO Terbaru 2026 Wajib Ditonton

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:00 WIB

Toyota bZ4X menjadi salah satu mobil listrik yang mendapat subsidi hingga 1,3 juta yen di Tokyo.(Foto: Agung Pambudhy/Detik.com)

Teknologi

Subsidi Toyota bZ4X Bikin Harga Mobil Listrik Anjlok

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:00 WIB

Warga berkumpul di tenda pengungsian pascagempa.(Foto : ANTARA FOTO/MEGA TOKAN)

Nasional

Jalan NTT Pulih, Listrik Kembali Normal Pascagempa

Minggu, 16 Agu 2026 - 19:00 WIB

Harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas kembali menjadi perhatian masyarakat pada Minggu, 16 Agustus 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Cek Raja Emas

Minggu, 16 Agu 2026 - 18:00 WIB