Rupiah Diprediksi Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.920

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah diprediksi melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026.(Foto : Bisnis/Himawan L Nugraha)

Rupiah diprediksi melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026.(Foto : Bisnis/Himawan L Nugraha)

Jakarta, iNBrita.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan kembali melemah pada perdagangan Jumat (14/8/2026). Rupiah berpotensi bergerak pada kisaran Rp17.870 hingga Rp17.920 per dolar AS.

Mengutip data RTI Infokom, rupiah berada di level Rp17.868 per dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (13/8/2026). Posisi tersebut menunjukkan rupiah melemah 0,09% dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Rupiah Tertekan Bersama Mata Uang Asia

Tekanan terhadap rupiah juga terjadi pada sejumlah mata uang Asia. Baht Thailand melemah 0,30%, won Korea turun 0,44%, dolar Singapura terkoreksi 0,05%, sedangkan yuan China turun 0,03%.

Namun, beberapa mata uang Asia masih mampu mencatatkan penguatan. Dolar Hong Kong naik 0,01%, yen Jepang menguat 0,02%, dan dolar Taiwan meningkat 0,19%.

Pergerakan tersebut menunjukkan investor masih mencermati perkembangan ekonomi global serta kondisi geopolitik yang dapat memengaruhi pasar valuta asing.

Konflik Iran dan AS Jadi Perhatian Pasar

Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat masih menjadi salah satu faktor yang menekan rupiah.

Menurut dia, investor juga menunggu arah kebijakan bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed). Pasar melihat peluang The Fed mempertahankan suku bunga setelah inflasi AS menunjukkan penurunan dalam beberapa waktu terakhir.

Ibrahim menilai perkembangan harga minyak dunia juga akan memengaruhi keputusan The Fed. Jika harga minyak terus turun, peluang penurunan suku bunga AS dapat semakin terbuka.

Sentimen Positif dari MSCI

Dari dalam negeri, rupiah mendapatkan dukungan dari keputusan MSCI Inc. terkait posisi Indonesia dalam kelompok Emerging Market.

Sentimen tersebut dapat memberikan kepercayaan tambahan kepada investor terhadap pasar Indonesia. Namun, investor tetap perlu mencermati perkembangan global karena perubahan sentimen eksternal dapat memengaruhi pergerakan rupiah dengan cepat.

Dengan berbagai faktor tersebut, rupiah diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari ini. Pelaku pasar akan terus memantau kebijakan The Fed, perkembangan konflik Iran-AS, harga minyak dunia, serta sentimen investasi di pasar domestik.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta
IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS
IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia
Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan
Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%
BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:00 WIB

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB