Washington DC , iNBrita.com – Politisi Partai Demokrat Aisha Wahab memenangkan pemilu khusus untuk mengisi kursi kosong DPR Amerika Serikat dari Distrik Kongres ke-14 California.
Berdasarkan proyeksi NBC News, Aisha Wahab meraih lebih dari 53 persen suara. Sementara itu, Melissa Hernandez memperoleh sekitar 47 persen suara setelah petugas menghitung 95 persen suara.
Kemenangan tersebut membuka jalan bagi Wahab untuk kembali mencetak sejarah dalam politik Amerika Serikat. Politisi Muslim keturunan Afghanistan itu akan menjadi warga AS keturunan Afghanistan pertama yang duduk di Kongres AS setelah menjalani proses pelantikan.
Aisha Wahab Unggul dalam Persaingan Ketat
Aisha Wahab akan menyelesaikan sisa masa jabatan Eric Swalwell di DPR AS. Swalwell mengosongkan kursinya setelah mengundurkan diri pada April lalu.
Sebelum mengikuti pemilu khusus, Wahab menjabat sebagai anggota Senat negara bagian California sejak 2022. Pengalaman tersebut memperkuat posisinya dalam persaingan politik di negara bagian tersebut.
Di sisi lain, Hernandez menjabat sebagai Direktur Bay Area Rapid Transit. Ia juga mendapatkan dukungan finansial besar dari United Democracy Project, organisasi yang berafiliasi dengan kelompok lobi pro-Israel AIPAC.
AIPAC Gelontorkan Dana Kampanye
United Democracy Project menggelontorkan hampir US$2,5 juta untuk mendukung kampanye Hernandez. Kelompok tersebut menggunakan dana itu untuk membiayai berbagai iklan dan kampanye media sosial.
Sejumlah materi kampanye Hernandez menyerang posisi Wahab terkait kebijakan Amerika Serikat terhadap Israel. Wahab sebelumnya menyerukan pengurangan bantuan militer AS kepada Israel.
Wahab juga secara terbuka menyebut tindakan Israel di Jalur Gaza sebagai genosida. Selain isu luar negeri, ia mengangkat persoalan perumahan dalam kampanyenya dan mendorong peningkatan keterjangkauan serta akses masyarakat terhadap tempat tinggal.
Wahab Kembali Mencetak Sejarah
Kemenangan dalam pemilu khusus ini melanjutkan catatan sejarah Wahab di dunia politik Amerika Serikat.
Sebelumnya, Wahab menjadi perempuan Muslim dan warga AS keturunan Afghanistan pertama yang terpilih menjadi anggota legislatif negara bagian California.
Kini, kemenangan di Distrik Kongres ke-14 California membuka peluang bagi Wahab untuk mencetak sejarah berikutnya. Setelah menjalani pelantikan, ia akan menjadi warga Amerika keturunan Afghanistan pertama yang menjadi anggota Kongres AS.
Wahab dan Hernandez Bertemu Lagi
Persaingan Wahab dan Hernandez belum berakhir. Keduanya akan kembali bertarung dalam pemilu sela November mendatang.
Pemilu tersebut akan menentukan kandidat yang memperoleh masa jabatan penuh selama dua tahun untuk mewakili Distrik Kongres ke-14 California.
Setelah Wahab memenangkan pemilu khusus, Partai Demokrat kini memiliki 213 kursi di DPR AS. Partai Republik tetap memegang 218 kursi sehingga masih mempertahankan mayoritas tipis di lembaga legislatif tersebut.
(eny)









