Jakarta, iNBrita.com — Sudah berbaring di tempat tidur, tetapi mata masih sulit terpejam? Jangan langsung menyalahkan stres atau banyak pikiran. Kebiasaan makan pada malam hari juga bisa memengaruhi kualitas tidur.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pola makan memiliki hubungan dengan kualitas tidur. Makanan tinggi lemak, gula, makanan ultra-proses, dan minuman berkafein dapat membuat sebagian orang lebih sulit tidur atau membuat tidurnya kurang nyenyak.
Jika ingin tidur lebih nyaman, perhatikan beberapa jenis makanan dan minuman berikut sebelum menyantapnya menjelang waktu tidur.
1. Batasi Makanan Berlemak dan Berat
Tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna makanan yang mengandung banyak lemak. Ketika Anda makan gorengan, burger, kentang goreng, atau makanan dalam porsi besar menjelang tidur, sistem pencernaan tetap bekerja saat tubuh seharusnya mulai beristirahat.
Kondisi tersebut dapat membuat perut terasa penuh, begah, atau tidak nyaman sehingga Anda lebih sulit tertidur.
2. Jangan Berlebihan Mengonsumsi Makanan yang Banyak Mengandung Air
Makanan yang kaya air memang membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Namun, jika Anda mengonsumsinya terlalu banyak pada malam hari, tubuh akan menghasilkan lebih banyak urine dan membuat Anda lebih sering terbangun untuk buang air kecil.
Semangka, mentimun, dan seledri termasuk makanan yang memiliki kandungan air cukup tinggi.
3. Kurangi Kafein Menjelang Waktu Tidur
Jangan hanya memperhatikan kopi ketika ingin mengurangi kafein. Teh, minuman bersoda, cokelat, es krim rasa kopi, dan makanan penutup yang menggunakan kopi juga dapat menyumbang asupan kafein.
Kafein merangsang sistem saraf sehingga dapat membuat Anda tetap terjaga. Jika Anda mengonsumsinya terlalu dekat dengan waktu tidur, Anda mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantuk.
4. Kurangi Makanan yang Terlalu Manis
Camilan manis memang mudah menjadi pilihan saat malam hari. Namun, Anda sebaiknya tidak mengonsumsinya secara berlebihan menjelang tidur.
Permen, sereal manis, kue, dan makanan penutup tinggi gula dapat menyebabkan kadar gula darah berubah dengan cepat. Pada sebagian orang, perubahan tersebut dapat mengurangi kenyamanan saat tidur.
5. Perhatikan Makanan yang Mengandung Tiramin
Tiramin merupakan senyawa alami yang dapat terbentuk ketika makanan mengalami proses pematangan atau pemecahan protein.
Pada orang tertentu, tiramin dapat memengaruhi kenyamanan tubuh dan membuat mereka lebih sulit merasa rileks. Keju tertentu, kecap asin, tomat, dan terong termasuk beberapa makanan yang dapat mengandung tiramin.
6. Hindari Makanan Terlalu Pedas Jika Anda Sensitif
Makanan pedas tidak selalu mengganggu tidur. Namun, jika Anda mudah mengalami asam lambung atau heartburn, makanan pedas dapat memperburuk keluhan tersebut.
Rasa panas dan ketidaknyamanan pada lambung dapat membuat Anda sulit beristirahat dengan tenang sepanjang malam.
7. Batasi Makanan dan Minuman yang Terlalu Asam
Makanan dan minuman dengan rasa sangat asam juga dapat memicu keluhan pada orang yang rentan mengalami refluks asam lambung.
Jika Anda sering merasakan panas di dada atau asam lambung naik pada malam hari, coba perhatikan konsumsi makanan dan minuman asam menjelang tidur.
Atur Pola Makan agar Tidur Lebih Nyenyak
Selain mengelola stres dan menjaga rutinitas tidur, Anda juga perlu memperhatikan makanan yang masuk ke tubuh pada malam hari.
Berikan jeda antara makan malam dan waktu tidur. Pilih makanan dalam porsi secukupnya dan batasi makanan yang terlalu berlemak, terlalu manis, pedas, atau mengandung kafein.
Setiap orang memiliki respons yang berbeda terhadap makanan. Jika Anda terus mengalami gangguan tidur atau merasakan keluhan lain, konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan agar Anda mendapatkan penanganan yang sesuai.
(eny)









