Jakarta, iNBrita.com — Isu penghapusan BPJS Kesehatan dan pengalihan layanannya ke Klinik Kesehatan Koperasi Merah Putih ramai menyebar di media sosial. Kabar tersebut membuat masyarakat khawatir karena banyak peserta mengandalkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memperoleh layanan kesehatan.
Isu Penghapusan BPJS Kesehatan Viral di Media Sosial
Sejumlah pengguna media sosial membagikan narasi yang menyebut pemerintah akan menghapus BPJS Kesehatan dan menggantinya dengan Klinik Kesehatan Koperasi Merah Putih. Informasi tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat.
Banyak warganet menilai BPJS Kesehatan membantu masyarakat mendapatkan pelayanan medis, terutama ketika mereka membutuhkan pengobatan.
“BPJS itu program terbaik yang pernah Indonesia punya, serta asuransi fasilitas lengkap. Solusi buat rakyat yang sakit dan bikin orang jadi nggak takut berobat,” tulis seorang pengguna Threads dalam unggahan yang viral pada Selasa (27/10/2026).
Warganet Khawatir Kehilangan Akses Layanan Kesehatan
Sejumlah warganet menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak yang mungkin muncul jika pemerintah benar-benar menghapus BPJS Kesehatan. Mereka menilai penghentian program tersebut dapat menimbulkan masalah bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan layanan JKN.
“Kata gue mah kalau BPJS dihapus benar-benar chaos Indo,” tulis seorang pengguna media sosial.
Bahkan, beberapa warganet mengaku siap menggelar demonstrasi jika pemerintah benar-benar menghapus BPJS Kesehatan.
BPJS Kesehatan Bantah Isu Penghapusan dan Penggantian Layanan
Menanggapi kabar yang beredar, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan bahwa informasi mengenai penghapusan BPJS Kesehatan tidak benar.
“Dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar,” ujar Rizzky saat dikonfirmasi pada Senin (26/10/2026).
Pernyataan tersebut membantah narasi yang menyebut BPJS Kesehatan akan digantikan oleh Klinik Kesehatan Koperasi Merah Putih.
BPJS Kesehatan Minta Masyarakat Mengakses Kanal Resmi
Rizzky mengimbau masyarakat untuk mencari informasi mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui saluran komunikasi resmi BPJS Kesehatan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.
Hubungi PANDAWA, Gunakan Mobile JKN, atau Telepon 165
Masyarakat dapat menghubungi layanan WhatsApp PANDAWA melalui nomor 08118165165 untuk memperoleh informasi mengenai layanan BPJS Kesehatan. Selain itu, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Mobile JKN atau menghubungi Care Center 165.
Melalui klarifikasi tersebut, BPJS Kesehatan menegaskan bahwa kabar penghapusan program tersebut tidak benar. Masyarakat sebaiknya merujuk pada informasi resmi BPJS Kesehatan agar tidak terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.
(eny)









