Penyerahan Sertifikat Organik, Armen : Pertanian Organik Harus Berkembang di Kota Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Juni 2022 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KBRN, Sungai Penuh : Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh Armen menyerahkan sertifikat organik kepada Mardizal Penggiat dan Petani Organik bertempat di kantor BPP Kecamatan Sungai Bungkal, Desa Talang Lindung, Selasa, 21/6/2022.

Armen mengatakan sebelum tahun delapan puluhan petani tidak mengenal pupuk sintetis dan pestisida kimia, “saat itu petani tidak mengenal pupuk kimia, yang dipakai hanya organik, coba lihat di sawah padi tumbuh subur, belut banyak, petani pun sehat,” sebutnya.

Lanjutnya, sejak tahun sembilan puluhan sampai sekarang mulai berkembang pupuk kimia, pestisida kimia, herbisida kimia. Bahan kimia inilah yang merusak tanah serta membunuh hewan sawah seperti belut, cacing.

Baca Juga :  Ini Nama 13 Kepala OPD Pemprov Jambi Baru Dilantik Gubernur Al Haris Sore Ini

Jika terus bertani secara konvensional maka tanah akan tandus, biaya produksi makin membengkak yang dipicu harga pupuk sintetis dan pestisida kimia terus naik, lingkungan rusak serta tidak baik untuk kesehatan.

“Saya berterimakasih pada Mardizal selaku penggiat dan petani organik yang telah mengembangkan pertanian organik. Tidak mudah mendapatkan sertifikat organik ini. Setahu saya di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh baru inilah mendapatkan sertifikat organik nasional.” jelas Armen.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lendra Wijaya :Isi Kemerdekaan Dengan Nilai Kongkrit Untuk Kemajuan

Armen mengajak kepada semua anggota kelompok tani agar mulai beralih cara bertani kembali ke alam. Sebab alam sudah menyediakan seluruh yang dibutuhkan tanaman. “Kunci bertani organik adalah rajin dan disiplin.” tuntas Armen

Acara penyerahan dan penandatanganan sertifat organik dihadiri Kabid TPH, Kasi, Koordinator BPP, Koordinator POPT, PPL, POPT dan kelompok tani dalam Kota Sungai Penuh.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Raharja Pastikan Hak Korban Tragedi Tol Pekanbaru-Dumai
Dua Pelajar Tewas Tenggelam Saat Liburan di Simalungun
Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci
Dedi Mulyadi Guyur Rp1 Miliar untuk Juara Persib Bandung
Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan
RSUD Mayjen Thalib Hadirkan Layanan Prioritas Rawat Jalan
Satpam Medan Dibegal, Ditembak Peluru Masih Bersarang
Pria dari Jawa Pingsan Bawa Uang Mainan Rp230 Juta
Berita ini 309 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:00 WIB

Jasa Raharja Pastikan Hak Korban Tragedi Tol Pekanbaru-Dumai

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:00 WIB

Dua Pelajar Tewas Tenggelam Saat Liburan di Simalungun

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:00 WIB

Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:00 WIB

Dedi Mulyadi Guyur Rp1 Miliar untuk Juara Persib Bandung

Senin, 25 Mei 2026 - 17:00 WIB

Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan

Berita Terbaru

Ilustrasi game penghasil saldo GoPay.

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026 Cair ke DANA, Begini Caranya

Rabu, 22 Jul 2026 - 01:00 WIB

Bunga Agapanthus bermekaran dengan warna biru ( Foto Pexels)

Pendidikan

Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga

Rabu, 22 Jul 2026 - 00:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama Gubernur Jambi Al Haris saat audiensi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI di Jakarta.

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Audiensi Percepat Pengukuhan Batas Kawasan Hutan

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:00 WIB

Kendaraan mengisi Pertalite di SPBU, seiring meningkatnya konsumsi BBM subsidi akibat harga Pertamax yang bertahan tinggi.(Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

Nasional

Harga Pertamax Tahan, Konsumsi Pertalite Melonjak Tajam 2026

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:00 WIB

Pertama kali dalam sejarah pemenang Piala Dunia 2026 dihadiahi cincin emas (FIFA)

Internasional

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Senin, 20 Jul 2026 - 21:00 WIB