Bahaya Penyalahgunaan Gas Nitrous Oxide pada Whip Cream

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabung gas nitrous oxide yang biasa digunakan dalam industri kuliner untuk membuat whipped cream, namun belakangan disorot karena potensi penyalahgunaan.

Tabung gas nitrous oxide yang biasa digunakan dalam industri kuliner untuk membuat whipped cream, namun belakangan disorot karena potensi penyalahgunaan.

Jakarta, iNBrita.com – Dalam beberapa waktu terakhir, produk Whip Pnik ramai dibicarakan warganet. Produk ini berisi gas nitrous oxide (N₂O) di dalam tabung dan berfungsi membantu pembuatan whipped cream agar mengembang serta bertekstur lembut dalam dunia kuliner.

Namun, sebagian orang menyalahgunakan gas ini dengan cara menghirupnya untuk mendapatkan sensasi euforia sesaat. Praktik tersebut sangat berbahaya, meski masih banyak orang yang belum memahami risikonya.

Digunakan sebagai Anestesi Ringan

Spesialis paru Prof dr Erlina Burhan, SpP(K) menjelaskan bahwa nitrous oxide memiliki kegunaan resmi di bidang pangan dan medis. Dalam dunia medis, tenaga kesehatan menggunakan gas ini sebagai anestesi ringan dengan pengawasan ketat.

Prof Erlina menegaskan bahwa produsen tidak merancang nitrous oxide untuk dihirup langsung. Pengguna yang menyalahgunakannya menghirup gas ini untuk mengejar efek euforia singkat atau rasa “fly”, sehingga masyarakat mengenalnya sebagai laughing gas.

“Produsen secara tegas melarang penggunaan nitrous oxide untuk inhalasi. Ketentuan ini tertulis jelas dalam petunjuk penggunaan,” ujar Prof Erlina melalui akun X, dikutip detikcom, Jumat (30/1/2026).

Risiko Hipoksia pada Paru-paru

Paparan nitrous oxide secara langsung dapat merusak paru-paru. Salah satu dampak utamanya adalah hipoksia, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan oksigen. Gejalanya meliputi pusing, lemas, hingga kehilangan kesadaran.

“Dalam kondisi berat, hipoksia dapat menyebabkan cedera serius, termasuk kerusakan otak. Risiko ini bisa muncul secara tiba-tiba,” kata Prof Erlina.

Karena tersimpan dalam tekanan tinggi, penyalahgunaan gas ini juga dapat memicu cedera rongga dada. Prof Erlina menyebut kondisi seperti pneumomediastinum dan pneumotoraks.

Pneumomediastinum terjadi saat udara terperangkap di ruang tengah dada dan menyebabkan nyeri dada serta sesak napas. Sementara itu, pneumotoraks muncul ketika udara masuk ke rongga pleura hingga membuat paru-paru mengempis sebagian atau seluruhnya. Kedua kondisi ini berbahaya dan memerlukan penanganan medis segera.

Dampak Fatal pada Jantung dan Saraf

Prof Erlina juga mengaitkan penyalahgunaan nitrous oxide dengan risiko tromboemboli, terutama jika seseorang menggunakannya berulang kali. Kondisi ini meliputi pembekuan darah di tungkai atau emboli paru yang dapat mengancam nyawa.

Baca Juga :  Rahasia Sukses Berhenti Merokok Jarang Diketahui

Selain itu, gas ini dapat mengganggu fungsi vitamin B12, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem saraf. Gangguan ini dapat merusak lapisan pelindung saraf.

“Pengguna dapat mengalami kebas, kesemutan, kelemahan otot, gangguan keseimbangan, dan kesulitan berjalan. Pada beberapa kasus, muncul kebingungan, perubahan perilaku, hingga halusinasi,” jelas Prof Erlina.

Gangguan fungsi vitamin B12 juga berisiko menyebabkan anemia megaloblastik.

“Karena itu, penyalahgunaan N₂O tidak hanya menimbulkan pusing sesaat, tetapi juga berdampak luas dan serius,” tegasnya.

BPOM Akan Perketat Pengawasan

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi dan akan memperketat pengawasan terhadap peredaran nitrous oxide. BPOM juga akan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan instansi terkait.

Ia menilai penyalahgunaan nitrous oxide dapat menimbulkan bahaya dan ketergantungan, meskipun zat ini legal untuk digunakan dalam keperluan medis dan kuliner.

“BPOM memberi perhatian besar terhadap penyalahgunaan nitrous oxide,” ujar Taruna.

“Kami akan bekerja sama dengan BNN, Kepolisian, dan Kementerian Kesehatan untuk mengatur serta mengawasi penggunaannya,” tutupnya.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi
Bahaya Mikroplastik dari Dapur Ancam Kesehatan Keluarga
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:00 WIB

Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB