BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEI menyiapkan klarifikasi dengan MSCI terkait usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia.(Foto : liputan6.com)

BEI menyiapkan klarifikasi dengan MSCI terkait usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia.(Foto : liputan6.com)

BEI Siapkan Dialog dengan MSCI untuk Jaga Kepercayaan Investor Saham

Jakarta, iNBrita.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan berdiskusi dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk meminta penjelasan teknis mengenai proposal perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia. Langkah ini menyusul kekhawatiran investor terhadap kemungkinan perubahan status Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, menyampaikan bahwa pihaknya akan menjaga mekanisme perdagangan saham tetap berjalan selama proses klarifikasi berlangsung. Ia juga memastikan BEI akan segera meminta penjelasan langsung kepada MSCI mengenai sejumlah aspek yang menjadi perhatian lembaga penyedia indeks global tersebut.

“Kita tentunya akan memastikan mekanisme pasar saat ini tetap berjalan dan kita akan sesegera mungkin berdiskusi untuk meminta klarifikasi teknis dengan MSCI,” ujar Saidu di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Saidu menilai kinerja keuangan perusahaan tercatat di BEI masih menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan laporan keuangan hingga Juni 2026, laba perusahaan meningkat sekitar 9%, sedangkan total aset agregat tumbuh hampir 3%.

Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, juga menyebut emiten Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan penjualan agregat sebesar 13% hingga Juni 2026. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa fundamental perusahaan tercatat masih cukup kuat.

Saidu menambahkan bahwa nilai ekuitas agregat turut meningkat dari Rp7,136 triliun menjadi Rp7,196 triliun. Sementara itu, angka keuangan tersebut menjadi salah satu gambaran kondisi perusahaan yang beroperasi di pasar modal Indonesia.

Terkait usulan perubahan klasifikasi pasar, Iding menegaskan bahwa BEI akan menelusuri lebih dalam alasan MSCI menyoroti pasar saham Indonesia. Ia menyatakan BEI akan melanjutkan reformasi untuk meningkatkan kualitas pasar sekaligus memperkuat kepercayaan investor global.

Iding menjelaskan bahwa MSCI tidak hanya mempertimbangkan ukuran pasar, tetapi juga menilai kemampuan investor mengakses pasar, transparansi informasi, dan integritas perdagangan. Karena itu, BEI perlu memperkuat kualitas, bukti, serta ukuran efektivitas berbagai kebijakan yang telah dijalankan.

Mengenai kemungkinan arus keluar dana asing, Iding mengaku belum dapat memperkirakan besarnya dana yang berpotensi meninggalkan pasar saham Indonesia. Menurutnya, keputusan investor global akan bergantung pada penilaian mereka terhadap kondisi pasar dan perkembangan kebijakan selanjutnya.

BEI pun menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan reformasi fundamental. Iding menyatakan bahwa bursa akan berfokus pada pembenahan pasar dan peningkatan kualitas tata kelola, meskipun BEI tidak dapat menentukan keputusan investasi investor asing.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS
IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia
Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan
Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%
CNGR Incar GNI, Investasi Nikel Indonesia Jadi Sorotan
CNGR Incar Gunbuster, Investasi Nikel Indonesia Meningkat
Harga Perak Antam Hari Ini Turun Rp 2.000 per Gram
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:00 WIB

BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar

Berita Terbaru

Pemilihan Bujang Gadis Kerinci 2026 kembali digelar untuk menjaring generasi muda berbakat.(Foto : Ist)

KERINCI

Pemilihan Bujang Gadis Kerinci 2026 Resmi Kembali Digelar

Sabtu, 17 Okt 2026 - 18:00 WIB

(Dok.Pemda Sumatera Barat)

Nasional

Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:00 WIB

Siti Nurbaya Food, UMKM binaan KAI Divre II Sumbar, meraih penghargaan Terbaik II IHYA 2026 kategori industri makanan halal

Kuliner

Siti Nurbaya Food Sumbar Raih Penghargaan IHYA 2026

Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:00 WIB

IHSG anjlok 11,57% di tengah sentimen MSCI, membuka peluang bagi investor untuk memburu saham undervalue dan dividen tinggi.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:00 WIB