BI Batasi Pembelian Dolar AS Jadi US$10 Ribu

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan kebijakan terbaru pembatasan pembelian dolar AS dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur, Jakarta, Kamis (18/6/2026).(Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan kebijakan terbaru pembatasan pembelian dolar AS dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur, Jakarta, Kamis (18/6/2026).(Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)

Jakarta, iNBrita.com — Bank Indonesia (BI) kembali membatasi pembelian dolar Amerika Serikat (AS) di pasar domestik. BI menurunkan batas pembelian dari sebelumnya US$ 25.000 menjadi hanya US$ 10.000 per orang per bulan. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa kebijakan ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026.

Perry menegaskan bahwa BI memperkuat prinsip kehati-hatian di pasar uang dan valuta asing melalui kebijakan tersebut. BI secara aktif menurunkan ambang batas pembelian valuta asing terhadap rupiah tanpa underlying menjadi maksimal US$ 10.000 per pelaku per bulan. Ia menyampaikan keputusan ini dalam hasil Rapat Dewan Gubernur yang disiarkan secara daring pada Kamis (18/6/2026).

Selain membatasi pembelian dolar, BI juga memperketat aturan transfer dana ke luar negeri dalam bentuk valuta asing. BI kini mewajibkan masyarakat untuk menyertakan dokumen pendukung jika melakukan transfer valas ke luar negeri di atas US$ 25.000. Sebelumnya, ketentuan ini hanya berlaku untuk transaksi di atas US$ 50.000. Kebijakan baru ini juga akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026.

Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono, menjelaskan bahwa kebijakan penurunan batas transaksi sebelumnya telah menunjukkan hasil yang signifikan. Pada tahap pertama, BI menurunkan batas transaksi dari US$ 100.000 menjadi US$ 50.000 dan berhasil menekan rata-rata transaksi harian valuta asing hingga turun sebesar US$ 16 juta.

Selanjutnya, BI kembali menurunkan batas tersebut dari US$ 50.000 menjadi US$ 25.000. Kebijakan ini kembali memberikan dampak positif dengan menurunkan rata-rata transaksi harian sebesar US$ 9 juta. Thomas menyatakan bahwa hasil ini menunjukkan efektivitas kebijakan dalam mengendalikan transaksi valas.

Dengan penurunan batas terbaru menjadi US$ 10.000, BI memproyeksikan peningkatan kualitas transaksi valuta asing. BI menargetkan transaksi yang didukung dokumen underlying akan mencapai 98,1% dari total transaksi valas. Melalui langkah ini, BI berharap dapat menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus meningkatkan transparansi dalam aktivitas transaksi valuta asing di Indonesia.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta
IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS
IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia
Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan
Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%
BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:00 WIB

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB