BMKG Peringatkan Ancaman Cuaca Ekstrem Sumatera Akibat 95B

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta analisis BMKG menampilkan Bibit Siklon Tropis 95B di Selat Malaka dan Siklon Tropis KOTO yang memicu cuaca ekstrem di Sumatra.

Peta analisis BMKG menampilkan Bibit Siklon Tropis 95B di Selat Malaka dan Siklon Tropis KOTO yang memicu cuaca ekstrem di Sumatra.

Jakarta, iNBrita.comBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) akibat peningkatan Bibit Siklon Tropis 95B. BMKG mencatat hujan lebat dan angin kencang melanda sejumlah wilayah di Sumut hingga Sumatera Barat (Sumbar), yang kemudian memicu banjir bandang. Bibit Siklon 95B memperbesar peluang terbentuknya hujan lebat dan angin kencang di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, dan wilayah sekitarnya.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa TCWC BMKG Jakarta melaporkan dua sistem cuaca signifikan yang memicu cuaca ekstrem di Sumut pada 25 November 2025: Siklon Tropis KOTO di Laut Sulu dan Bibit Siklon 95B di Selat Malaka.

BNPB menegaskan bahwa kedua sistem tersebut meningkatkan curah hujan dan angin kencang di Sumatera bagian utara. Bibit Siklon 95B membentuk awan konvektif yang meluas di atas Aceh hingga Sumut dan memicu hujan ekstrem dalam beberapa hari terakhir.

Siklon Tropis KOTO mengubah arah angin dan menarik massa udara basah ke pusat siklon. Pola ini memperkuat pertumbuhan awan hujan di Indonesia bagian barat, termasuk Sumut, sehingga hujan lebat terus terjadi.

Siklon Tropis KOTO juga berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat di Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau, serta gelombang tinggi 1,25–2,5 meter di wilayah Sangihe-Talaud, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Perairan Halmahera, Papua Barat Daya hingga Papua, dan Samudra Pasifik bagian utara Maluku–Papua.

BMKG Minta Pemda Siaga Dampak Cuaca Ekstrem

BMKG mencatat perkembangan signifikan Bibit Siklon 95B sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh, Selat Malaka. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan meminta pemerintah daerah memperkuat mitigasi. BMKG terus memantau intensitas siklon dan mengoordinasikan langkah mitigasi dengan para pemangku kepentingan.

Potensi Cuaca Ekstrem

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa hasil analisis 26 November 2025 pukul 01.00 WIB menunjukkan sistem masih berada di perairan timur Aceh dan memicu perluasan awan hujan. Kondisi ini meningkatkan potensi hujan lebat hingga ekstrem disertai angin kencang di pesisir Aceh, Sumut, Sumbar, dan Riau.

Guswanto menilai peluang Bibit Siklon 95B berkembang menjadi siklon tropis cukup tinggi dalam 24 jam ke depan karena angin kencang melebihi 35 knot (65 km/jam). Ia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem.

Direktur Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menambahkan bahwa Bibit Siklon 95B akan berdampak langsung pada cuaca dan gelombang laut di sekitar Aceh dan Sumut dalam 24 jam ke depan. Analisis BMKG menunjukkan bibit ini berpotensi memicu hujan lebat hingga ekstrem di Aceh, Sumut, sebagian Sumbar dan Riau, serta angin kencang di wilayah Sumatera bagian utara.

Potensi Gelombang Tinggi

BMKG juga mencatat potensi gelombang tinggi 2,5–4 meter di Selat Malaka bagian tengah, Perairan Timur Sumut, serta Samudra Hindia barat Aceh hingga Nias. Sementara itu, gelombang 1,25–2,5 meter mungkin terjadi di Selat Malaka bagian utara, Perairan Rokan Hilir, dan Dumai–Bangkalis.

Andri menegaskan bahwa TCWC Jakarta memantau sistem ini selama 24 jam penuh dan meminta masyarakat mengakses informasi resmi dari BMKG serta menghindari informasi yang tidak jelas sumbernya.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa
Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal
Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online
Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi
Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik
BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok
Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah
Sungai Barito Surut, Transportasi Kalteng Terancam Lumpuh
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik

Berita Terbaru

Motorola Edge 70 Plus resmi meluncur dengan kamera utama 200 MP dan layar AMOLED 144 Hz.(Foto : Motorola)

Teknologi

Harga Motorola Edge 70 Plus dan Spesifikasi Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 22:00 WIB

Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, menjadi fasilitas produksi kendaraan BYD untuk pasar Indonesia.(Foto : Arief A/Liputan6.com)

Teknologi

Harga Mobil BYD Setelah Produksi Lokal, Apakah Turun?

Minggu, 6 Sep 2026 - 19:00 WIB

Hengdian World Studio menghadirkan pengalaman bagi wisatawan untuk membuat dan membintangi drama pendek sendiri.(Foto : Ilustrasi Papan Slate Film (Pixabay)

Travel

Hengdian Tawarkan Wisata Bikin Drama Pendek Sendiri

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:00 WIB

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Daftar Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Bank Sentral Borong Emas, Harga dan Investasi Jadi Sorotan

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB