Jakarta , iNBrita.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyalurkan 24.053 hewan kurban ke berbagai wilayah di Indonesia untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Penyaluran itu juga menjangkau daerah 3T, yakni wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Jumlah hewan kurban tersebut terdiri atas sekitar 1.000 ekor sapi dan lebih dari 23 ribu kambing. Tahun ini, BSI meningkatkan jumlah penyaluran hingga 57 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 15.272 ekor.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan nilai kurban tahun ini mencapai Rp67,8 miliar.
Menurut dia, program kurban tidak hanya menjadi bagian dari ibadah. Program itu juga membantu menggerakkan ekonomi masyarakat dan mendukung peternak lokal.
BSI menggandeng 37 peternak lokal untuk mendukung program tersebut. Sebanyak 19 peternak berasal dari UMKM dan desa binaan BSI.
Para peternak itu berasal dari Aceh, Sumatera Selatan, Jabodetabek, Pulau Jawa, Sulawesi Selatan, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara.
Melalui program tersebut, BSI ingin memperkuat ekonomi kerakyatan dari hulu hingga hilir. BSI juga memberi kepastian pasar bagi para peternak lokal.
Selain itu, BSI menjaga kualitas hewan kurban sebelum menyalurkannya kepada masyarakat.
BSI turut menerapkan distribusi ramah lingkungan dalam pembagian daging kurban. Perusahaan menggunakan besek bambu untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Anggoro menilai besek bambu dapat menjaga kualitas daging agar tetap segar lebih lama.
BSI kemudian membagikan daging kurban dalam lebih dari 600 ribu paket. Perusahaan menyalurkan paket itu kepada masyarakat dhuafa, pesantren, dan warga di wilayah terdampak bencana.
BSI juga memastikan seluruh hewan kurban berada dalam kondisi sehat. Seluruh hewan telah lolos pemeriksaan kesehatan dari Rumah Potong Hewan (RPH) dan Dinas Peternakan setempat.









