Gigi Sehat dan Bersih untuk Kesehatan Mulut

Menjaga kebersihan gigi secara rutin untuk mencegah kerusakan dan penyakit gusi serta mendukung kesehatan mulut secara menyeluruh.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gigi sehat dengan kondisi bersih, kuat, dan terawat, mencerminkan kebiasaan menjaga kebersihan mulut

Gigi sehat dengan kondisi bersih, kuat, dan terawat, mencerminkan kebiasaan menjaga kebersihan mulut

Karang Gigi: Cara Mencegah dan Menanganinya dengan Tepat

iNBrita,comKarang gigi atau tartar menjadi masalah umum yang sering memengaruhi kesehatan mulut. Kondisi ini muncul ketika plak mengeras dan menempel pada permukaan gigi. Jika kamu tidak menanganinya dengan baik, karang gigi dapat memicu berbagai gangguan pada gigi dan gusi. Banyak orang mencoba cara alami untuk menjaga kebersihan mulut dan mengatasi masalah ini.

Namun, kamu perlu memahami bahwa metode alami hanya efektif untuk mencegah dan membersihkan plak yang masih lunak. Jika plak sudah mengeras menjadi karang gigi (kalkulus), kamu tetap harus melakukan perawatan profesional seperti scaling di dokter gigi.

Apa Itu Karang Gigi?

Karang gigi adalah lapisan keras yang terbentuk dari plak yang mengalami mineralisasi di permukaan gigi. Plak sendiri merupakan lapisan lengket yang mengandung bakteri, sisa makanan, dan air liur. Jika kamu tidak membersihkan plak secara rutin, mineral dalam air liur akan mengubahnya menjadi karang gigi.

Karang gigi tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga menjadi tempat berkembangnya bakteri. Kondisi ini dapat memicu radang gusi (gingivitis), bau mulut, gigi berlubang, hingga penyakit gusi serius seperti periodontitis.

Baca Juga :  Peneliti Temukan Hubungan Kucing dengan Risiko Skizofrenia

Penyebab Utama Karang Gigi

Kebiasaan menjaga kebersihan mulut yang kurang baik menjadi penyebab utama karang gigi. Bakteri di mulut akan mengolah sisa makanan—terutama gula dan pati—menjadi asam dan plak. Jika kamu tidak membersihkannya, plak akan mengeras dalam waktu 24–72 jam.

Selain itu, beberapa faktor lain juga mempercepat pembentukan karang gigi, seperti:

  • Konsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat
  • Kurang minum air putih
  • Susunan gigi yang tidak rata
  • Kondisi mulut kering

Cara Menghilangkan dan Mencegah Karang Gigi

1. Terapkan Kebiasaan Membersihkan Gigi dengan Benar

  • Sikat gigi secara teratur minimal dua kali sehari selama dua menit. Pastikan kamu menyikat seluruh permukaan gigi, termasuk bagian belakang.
  • Gunakan pasta gigi berfluoride untuk memperkuat email dan melawan bakteri.
  • Lakukan flossing setiap hari agar kamu bisa membersihkan sela-sela gigi yang tidak terjangkau sikat.

2. Gunakan Bahan Alami dan Berkumur

  • Berkumur dengan air garam untuk membantu mengurangi bakteri dan meredakan peradangan gusi.
  • Gunakan obat kumur antiseptik untuk menjaga kebersihan mulut secara menyeluruh. Pilih yang bebas alkohol agar mulut tidak kering.
Baca Juga :  Tips Sehat di Musim Hujan agar Tetap Fit

3. Perbaiki Pola Makan

  • Kurangi makanan manis karena gula mempercepat pembentukan plak.
  • Konsumsi buah dan sayur renyah seperti apel dan wortel yang membantu membersihkan gigi secara alami saat dikunyah.

Kapan Harus ke Dokter Gigi?

Jika karang gigi sudah terbentuk dan mengeras, kamu tidak bisa menghilangkannya hanya dengan cara alami. Karang gigi menempel kuat pada gigi dan membutuhkan alat khusus.

Kamu perlu melakukan scaling gigi di dokter gigi untuk membersihkannya secara menyeluruh. Dokter akan menggunakan alat ultrasonik atau manual untuk mengangkat karang gigi.

Sebaiknya kamu juga rutin memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali.

Kesimpulan

Kamu bisa menjaga kesehatan gigi dengan menerapkan kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi, flossing, berkumur, dan menjaga pola makan. Cara alami sangat efektif untuk mencegah dan membersihkan plak lunak.

Namun, jika karang gigi sudah mengeras, kamu harus segera melakukan perawatan profesional. Jangan menunda pemeriksaan ke dokter gigi agar kondisi tidak semakin parah.

Menjaga kesehatan gigi bukan hanya soal penampilan, tetapi juga investasi penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nyeri Leher Bukan Tanda Pasti Kolesterol Tinggi
Kondisi Putri Thailand Kritis Setelah Tiga Tahun Koma
Waspadai Gejala Serangan Jantung yang Sering Disalahartikan
Cara Mengatasi Kram Otot Saat Lari dan Mendaki
Wabah Ebola di Afrika: Penyebaran dan Dampaknya
Konsumsi Garam Berlebih Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
emaglutide Turunkan Migrain Perempuan Menopause Amerika Serikat
Waspada Malaria Knowlesi di Indonesia 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:00 WIB

Gigi Sehat dan Bersih untuk Kesehatan Mulut

Jumat, 22 Mei 2026 - 03:00 WIB

Nyeri Leher Bukan Tanda Pasti Kolesterol Tinggi

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:00 WIB

Kondisi Putri Thailand Kritis Setelah Tiga Tahun Koma

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:00 WIB

Waspadai Gejala Serangan Jantung yang Sering Disalahartikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:00 WIB

Cara Mengatasi Kram Otot Saat Lari dan Mendaki

Berita Terbaru

Gigi sehat dengan kondisi bersih, kuat, dan terawat, mencerminkan kebiasaan menjaga kebersihan mulut

Kesehatan

Gigi Sehat dan Bersih untuk Kesehatan Mulut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:00 WIB

Foto: Getty Images

Travel

Italia Kuasai Daftar Kedai Kopi Paling Unik Dunia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:00 WIB

Raja Charles. (REUTERS/Hollie Adams)

Internasional

Radio Caroline Keliru Siarkan Kabar Wafat Raja Charles

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIB

Cara Membuat Kebun Sawi Mini di Ember Bekas Cat. Foto: Gemini AI

Pendidikan

Budidaya Sawi Cepat Panen dalam Ember Bekas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:00 WIB

Poster resmi Pemkot Sungai Penuh yang menampilkan peluncuran layanan prioritas rawat jalan untuk kelompok rentan di RSUD Mayjen H.A. Thalib. (kominfo Kota Sungai Penuh)

Daerah

RSUD Mayjen Thalib Hadirkan Layanan Prioritas Rawat Jalan

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:00 WIB