Jakrta, iNBrita.com – Genteng rumah bisa bergeser atau terbang saat hujan deras dan angin kencang. Jika dibiarkan, air hujan bisa masuk lewat celah, menyebabkan atap bocor, plafon rusak, hingga dinding berjamur. Akibatnya, pemilik rumah harus keluar biaya besar untuk perbaikan.
Karena itu, pastikan genteng terpasang kuat sejak awal.
1. Pilih Genteng yang Berat
Kontraktor Panggah menyarankan memilih genteng berbobot agar tidak mudah bergeser.
Genteng tanah liat keramik paling direkomendasikan karena berat, tahan panas, dan tampilannya menarik.
Ia menjelaskan, “Gunakan genteng yang agak berat dan tidak menyerap panas. Genteng metal memang ringan, tapi mudah terbang saat angin kencang.”
Sebagai alternatif, genteng beton juga bisa dipilih karena harganya lebih terjangkau, meski tampilannya kalah dari keramik.
2. Pasang Genteng dengan Rapi
Susun genteng dengan posisi saling menimpa dan beri kemiringan yang tepat agar bobotnya saling menahan.
“Genteng tanah liat sebenarnya cukup berat, tapi tetap harus disusun rapi sesuai pola pemasangan agar tidak mudah terbang,” jelas Panggah.
(VVR)














