Dolar AS Menguat ke Rp 17.700 Hari Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaran uang dolar Amerika Serikat pecahan 100 dolar berada di atas tumpukan uang rupiah, menggambarkan penguatan dolar AS terhadap rupiah di pasar keuangan.(Ilustrasi/Foto: Gilang Faturahman/detikFoto)

Lembaran uang dolar Amerika Serikat pecahan 100 dolar berada di atas tumpukan uang rupiah, menggambarkan penguatan dolar AS terhadap rupiah di pasar keuangan.(Ilustrasi/Foto: Gilang Faturahman/detikFoto)

Jakarta, iNBrita.com – Pada perdagangan pagi ini, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah. Akibatnya, dolar AS kini menembus level Rp 17.700 dan menarik perhatian pelaku pasar domestik.

Berdasarkan data Bloomberg pada Senin (25/5/2026), dolar AS berada di posisi Rp 17.717. Dengan demikian, angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 50 poin atau sekitar 0,28% dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Selanjutnya, dolar AS bergerak bervariasi terhadap sejumlah mata uang global. Namun demikian, pelaku pasar masih melihat pergerakan yang cenderung stabil karena mereka menunggu sentimen baru dari kebijakan ekonomi global.

Di satu sisi, dolar AS mempertahankan posisinya terhadap dolar Kanada, franc Swiss, dan dolar Hong Kong. Artinya, pasar tidak mencatat perubahan signifikan pada ketiga mata uang tersebut terhadap dolar AS. Kondisi ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih bersikap hati-hati di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sementara itu, dolar AS melemah sebesar 0,30% terhadap yen Jepang. Selain itu, dolar AS juga turun 7,42% terhadap won Korea. Dengan kata lain, meskipun dolar AS menguat terhadap rupiah, tekanan tetap muncul dari beberapa mata uang Asia.

Lebih lanjut, sentimen eksternal mendorong penguatan dolar AS terhadap rupiah, terutama dari ekspektasi suku bunga tinggi di Amerika Serikat. Di sisi lain, kondisi ekonomi domestik serta arus modal asing ikut memengaruhi pergerakan rupiah.

Oleh karena itu, pelaku pasar perlu terus mencermati perkembangan global, termasuk kebijakan bank sentral dan data ekonomi terbaru. Pada akhirnya, arah pergerakan nilai tukar akan sangat bergantung pada dinamika tersebut dalam jangka pendek.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IDX Commodity 20 Resmi Diluncurkan, Ini Daftar Sahamnya
Rekomendasi Saham Hari Ini, IHSG Berpeluang Rebound Jumat
Rupiah Menguat ke Rp18.123, Ini Sentimen Penggerak Dolar
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam, UBS, Galeri24
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 13.000
Harga Emas Dunia Anjlok, Investor Waspadai Kebijakan The Fed
IHSG Anjlok 3,49%, Rupiah Tembus Rp 18.136
IHSG Anjlok 2,64%, Investor Asing Tarik Dana Rp 5,5 Triliun
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:00 WIB

IDX Commodity 20 Resmi Diluncurkan, Ini Daftar Sahamnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Rekomendasi Saham Hari Ini, IHSG Berpeluang Rebound Jumat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.123, Ini Sentimen Penggerak Dolar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam, UBS, Galeri24

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 13.000

Berita Terbaru

Ilustrasi game susun buah yang menawarkan reward dan klaim penarikan saldo DANA melalui aplikasi penghasil uang 2026. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cara Dapat Saldo DANA

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:00 WIB

Kapolres bersama jajaran melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

SUNGAI PENUH

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Produktif

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:00 WIB

Wako Alfin sidak sampah di Jembatan Pinggir Air, Jumat (30/10/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Geram, Pembuang Sampah di Sungai Terancam Sanksi

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:00 WIB