GERD Tidak Sebabkan Kematian Mendadak, Ini Penjelasan Dokter

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seorang wanita memegang perut yang menggambarkan keluhan nyeri lambung dan gejala GERD.

Ilustrasi seorang wanita memegang perut yang menggambarkan keluhan nyeri lambung dan gejala GERD.

Jakarta, iNBrita.com — Belakangan ini, media sosial ramai membahas klaim bahwa Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dapat menyebabkan kematian mendadak. Menanggapi isu tersebut, dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi hepatologi, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, menegaskan bahwa GERD tidak menyebabkan kematian secara langsung maupun mendadak. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum terbukti secara medis.

Dr Aru menjelaskan bahwa GERD terjadi karena melemahnya sfingter, yaitu katup yang terletak di antara esofagus dan lambung. Dalam kondisi normal, katup ini akan menutup rapat setelah makanan masuk ke lambung. Penutupan ini berfungsi mencegah isi lambung, termasuk asam lambung, naik kembali ke esofagus.

Baca Juga :  Manfaat Bawang Putih dan Madu untuk Kesehatan Tubuh

Namun, pada kondisi tertentu, asam lambung dapat naik karena sfingter tidak bekerja optimal. Paparan asam lambung yang berlebihan dan berlangsung lama dapat mengiritasi katup tersebut. Selain itu, faktor psikologis seperti stres juga berperan besar. Stres dapat melemahkan otot-otot sfingter sehingga katup tidak mampu menutup dengan sempurna.

“Ketika katup tidak bisa menutup, isi lambung akan naik ke esofagus. Kondisi inilah yang disebut refluks,” jelas dr Aru saat dihubungi detikcom, Minggu (25/1/2026).

Dr Aru menambahkan bahwa pola makan menjadi salah satu pemicu utama GERD. Ia menyebut beberapa jenis makanan yang dapat meningkatkan produksi asam lambung, seperti junk food, makanan tinggi gluten, makanan pedas, dan makanan asam. Konsumsi makanan tersebut secara berlebihan dapat mengganggu keseimbangan lambung.

Baca Juga :  8 Buah Rendah Gula Aman untuk Kesehatan Anak

Makanan pemicu GERD dapat merusak dinding lambung dan memperburuk fungsi sfingter. Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik ke esofagus dan menimbulkan gejala seperti nyeri dada, rasa terbakar di ulu hati, serta mual.

“Pada dasarnya, GERD merupakan komplikasi dari gangguan asam lambung yang berlebihan,” tutup dr Aru. Ia menyarankan masyarakat untuk menjaga pola makan, mengelola stres, dan segera berkonsultasi ke dokter bila mengalami gejala berkepanjangan.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada Makanan Sehari Hari Bisa Rusak Fungsi Otak
Program Cek Gratis Nasional Dorong Skrining Kanker Usus
Waspada Lupus Penyakit Seribu Wajah yang Mematikan
WHO Darurat Ebola, Indonesia Perketat Pengawasan Nasional
Cara Alami Turunkan Kolesterol dengan Pola Hidup Sehat
Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Stroke dan Penyakit Kronis
Suplemen Vitamin D Terbaik untuk Imunitas Tubuh
Bahaya Jadwal Tidur Tidak Teratur bagi Jantung
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:00 WIB

Waspada Makanan Sehari Hari Bisa Rusak Fungsi Otak

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:00 WIB

Program Cek Gratis Nasional Dorong Skrining Kanker Usus

Senin, 1 Juni 2026 - 21:00 WIB

Waspada Lupus Penyakit Seribu Wajah yang Mematikan

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:00 WIB

WHO Darurat Ebola, Indonesia Perketat Pengawasan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:00 WIB

Cara Alami Turunkan Kolesterol dengan Pola Hidup Sehat

Berita Terbaru

Harga emas hari ini di Pegadaian per 2 Juni 2026 bergerak beragam, dengan Antam stabil dan UBS turun.( Foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini Pegadaian 2 Juni 2026

Selasa, 2 Jun 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi SIM Digital di aplikasi ponsel

Teknologi

SIM Digital Hadir Pengendara Nikmati Layanan Serba Online

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ( Foto Tribune wa.com)

Ekonomi

Dolar AS Menguat Rupiah Tertekan Investor Waspadai Risiko

Selasa, 2 Jun 2026 - 13:00 WIB

Ilustrasi lontong. Pixabay/dok

Kuliner

Rahasia Sukses Kampung Lontong Surabaya Puluhan Tahun

Selasa, 2 Jun 2026 - 12:00 WIB

Foto: Ilustrasi Otak Manusia. (Dok. Freepik)

Kesehatan

Waspada Makanan Sehari Hari Bisa Rusak Fungsi Otak

Selasa, 2 Jun 2026 - 11:00 WIB