Glutafield Diformulasikan untuk Menjaga Kestabilan Gula Darah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk Glutafield diformulasikan dari bahan pangan alami seperti beras merah, beras hitam, dan inulin untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.

Produk Glutafield diformulasikan dari bahan pangan alami seperti beras merah, beras hitam, dan inulin untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.

Jakarta, iNBrita.com – Pengelolaan diabetes kini tidak lagi hanya difokuskan pada penggunaan obat atau insulin. Asupan nutrisi harian yang membantu pengaturan kadar glukosa secara alami juga mulai dianjurkan oleh berbagai lembaga kesehatan dunia.
Sesuai rekomendasi dari World Health Organization (WHO) dan International Diabetes Federation (IDF), penderita diabetes dianjurkan untuk diberikan asupan yang kaya serat serta mikronutrien seperti magnesium, kromium, dan vitamin B kompleks.

Salah satu produk yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut adalah Glutafield. Produk ini diformulasikan bukan sebagai obat penurun gula, melainkan sebagai minuman sereal bernutrisi yang dapat dikonsumsi setiap hari guna membantu menjaga kestabilan gula darah.

Dalam keterangan tertulis pada Jumat (31/10/2025), Quality Control Glutafield Andi Prasetyo menjelaskan bahwa formulasi produk ini dirancang untuk memberikan dukungan nutrisi harian, bukan untuk menurunkan gula darah secara langsung.

“Dengan komposisi yang digunakan, Glutafield tidak difungsikan sebagai obat penurun gula, melainkan sebagai dukungan nutrisi alami bagi tubuh,” dijelaskan oleh Andi.

Kandungan Glutafield Diformulasikan Berdasarkan Rekomendasi Ilmiah

Glutafield dibuat menggunakan bahan pangan alami yang dikenal mampu mendukung metabolisme glukosa secara optimal:

  • Beras merah dan beras hitam digunakan sebagai sumber karbohidrat kompleks dan magnesium alami.

  • Inulin (serat larut prebiotik) ditambahkan untuk mendukung kontrol glukosa dan meningkatkan kesehatan usus.

  • Gula kelapa berindeks glikemik rendah digunakan agar rasa manis tetap dihadirkan tanpa menyebabkan lonjakan drastis gula darah.

  • Vitamin B kompleks dan whey protein turut disertakan untuk mendukung pembentukan energi dan fungsi metabolik tubuh.

Peran Mikronutrien Dijelaskan Melalui Mekanisme Metabolik

  1. Magnesium – Respons Insulin Ditingkatkan
    Respons sel terhadap insulin diperkuat oleh magnesium. Ketika kadar magnesium rendah, insulin menjadi sulit digunakan oleh sel, sehingga glukosa lebih lama bertahan dalam darah.

  2. Kromium – Pemindahan Glukosa ke Sel Diperlancar
    Dengan adanya kromium, proses transportasi glukosa dari darah ke otot dan hati dapat dipercepat. Kekurangan kromium dapat menyebabkan gula darah lebih mudah menumpuk setelah makan.

  3. Vitamin B Kompleks – Konversi Gula Jadi Energi Dioptimalkan
    Vitamin B1, B6, dan B12 dilibatkan dalam proses pengubahan karbohidrat menjadi energi. Melalui proses ini, glukosa tidak hanya disimpan, tetapi dimanfaatkan secara efisien oleh tubuh untuk mencegah kelelahan.

Serat Larut Dianggap Berperan dalam Penurunan HbA1c

Serat, terutama serat larut (soluble fiber), diakui berperan penting dalam memperlambat penyerapan glukosa.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition and Metabolism (2020) menunjukkan bahwa asupan serat larut sebanyak 10–15 gram per hari dapat menurunkan nilai HbA1c secara bertahap pada penderita diabetes tipe 2.

Hal ini dijelaskan melalui mekanisme pencernaan, di mana serat larut membentuk gel alami yang memperlambat masuknya gula ke aliran darah, sehingga kadar glukosa dapat dijaga tetap stabil setelah makan.

Dengan penggunaan bahan-bahan alami, Glutafield dipercaya dapat dijadikan bagian dari pola konsumsi harian untuk membantu menjaga kestabilan metabolisme glukosa.
Produk ini dirancang agar tubuh dapat dibantu dalam mengatur kadar gula darah secara lebih terukur, sekaligus diberikan energi yang cukup untuk aktivitas sehari-hari.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?
Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya
Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya
Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada
Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
Berita ini 272 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

Ilustrasi game susun buah yang menawarkan reward dan klaim penarikan saldo DANA melalui aplikasi penghasil uang 2026. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cara Dapat Saldo DANA

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:00 WIB

Kapolres bersama jajaran melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

SUNGAI PENUH

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Produktif

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:00 WIB

Wako Alfin sidak sampah di Jembatan Pinggir Air, Jumat (30/10/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Geram, Pembuang Sampah di Sungai Terancam Sanksi

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:00 WIB