Harga Emas dan Ayam Dorong Inflasi Sumbar

Harga Emas dan Ayam Dorong Inflasi Sumbar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi daging ayam  sebagai salah satu komoditas yang memengaruhi inflasi di Sumatera Barat.

Ilustrasi daging ayam sebagai salah satu komoditas yang memengaruhi inflasi di Sumatera Barat.

Inflasi Sumbar April 2026 Tetap Stabil, Emas dan Ayam Dorong Kenaikan Harga

Padang, iNBrita.com –Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat mencatat kondisi harga barang dan jasa di Sumatera Barat sepanjang April 2026 tetap stabil. Meski demikian, BPS mencatat inflasi tahunan sebesar 1,97 persen, sementara inflasi bulanan mencapai 0,39 persen. Di sisi lain, Sumatera Barat masih mengalami deflasi kumulatif sebesar 0,43 persen sejak awal tahun.

Kepala Badan Pusat Statistik Sumatera Barat, Nurul Hasanuddin, menjelaskan bahwa inflasi masih berada dalam batas aman. Namun, ia menegaskan bahwa kenaikan harga emas perhiasan dan daging ayam ras tetap memberikan tekanan terhadap laju inflasi.

Makanan dan Transportasi Mendorong Inflasi

Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mencatat kenaikan harga tertinggi. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 1,11 persen dan menyumbang 0,12 persen terhadap inflasi bulanan. Kenaikan ini terutama terjadi karena harga makanan siap saji, seperti nasi dengan lauk, ikut naik.

Sektor transportasi juga mendorong inflasi. Sektor ini mencatat kenaikan 0,91 persen karena tarif angkutan udara meningkat. Dengan demikian, sektor makanan dan transportasi sama-sama memberikan kontribusi besar terhadap inflasi bulanan.

Baca Juga :  Efek Beracun Saat Plastik Direbus Dengan Makanan

Beberapa Kelompok Pengeluaran Mengalami Perubahan Harga

Sejumlah kelompok pengeluaran lain juga mengalami kenaikan harga. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau, pakaian dan alas kaki, perumahan dan energi rumah tangga, serta perlengkapan rumah tangga semuanya mengalami kenaikan. Selain itu, sektor informasi, komunikasi, dan jasa keuangan juga mencatat kenaikan harga.

Namun demikian, beberapa kelompok justru mengalami penurunan harga. Sektor rekreasi, olahraga, budaya, serta jasa perawatan pribadi dan layanan lainnya mencatat penurunan. Sementara itu, sektor kesehatan dan pendidikan tidak mengalami perubahan yang berarti dan tetap stabil.

Inflasi Berbeda di Setiap Wilayah

BPS juga mencatat perbedaan inflasi di beberapa daerah di Sumatera Barat. Kabupaten Dharmasraya mencatat inflasi tertinggi sebesar 0,67 persen. Kota Kota Padang menyusul dengan inflasi 0,51 persen, sedangkan Kota Bukittinggi mencatat inflasi 0,17 persen. Sebaliknya, Kabupaten Pasaman Barat justru mencatat deflasi sebesar 0,02 persen.

Petani Meningkatkan Pendapatan

Di sektor pertanian, BPS mencatat peningkatan kesejahteraan petani. Nilai Tukar Petani (NTP) Sumatera Barat naik menjadi 125,79 atau meningkat 2,14 persen dibanding bulan sebelumnya.

Baca Juga :  Indonesia Masuk Target Siber, Perbanas Siapkan Asuransi Bank

BPS menjelaskan bahwa petani memperoleh keuntungan karena harga hasil pertanian naik 2,60 persen. Kenaikan ini lebih tinggi dibandingkan biaya konsumsi dan produksi yang hanya naik 0,44 persen. Dengan kondisi tersebut, petani berhasil meningkatkan pendapatan bersih mereka.

Selain itu, kenaikan NTP terjadi pada subsektor tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan rakyat. Namun demikian, subsektor peternakan dan perikanan masih mengalami penurunan.

BPS juga mencatat Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) meningkat menjadi 130,95 atau naik 1,49 persen. Peningkatan ini menunjukkan bahwa petani memperkuat daya beli mereka dalam menjalankan usaha pertanian.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, BPS menyimpulkan bahwa inflasi Sumatera Barat pada April 2026 tetap stabil. Namun demikian, masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi kenaikan harga dari komoditas pangan, emas, dan transportasi karena ketiganya masih dapat memengaruhi daya beli ke depan.

(eny*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik di Pegadaian
Harga Emas Naik Dipicu Minyak Turun Tajam
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya
BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1
Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS
Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026
Mendagri Buka Revisi Gaji Kepala Daerah 2026
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Antam Tertinggi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik di Pegadaian

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Naik Dipicu Minyak Turun Tajam

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:00 WIB

Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026

Berita Terbaru

Mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang bersama warga menanam bibit pohon pelindung di kawasan Pemandian Sedingin Salju, Desa Koto Periang, Kerinci.(Foto :Dok. KKN UNP Koto Periang)

Pendidikan

Aksi Mahasiswa UNP Hijaukan Wisata Koto Periang Kerinci

Kamis, 6 Agu 2026 - 19:00 WIB

Harga emas Antam di Pegadaian mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis (6/8/2026).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik di Pegadaian

Kamis, 6 Agu 2026 - 09:00 WIB

Daftar rating drama Korea terbaru periode 29 Juli–4 Agustus 2026 berdasarkan Nielsen Korea.(Foto: dok. KBS2/JTBC/MBC/tvN)

Entertainment

Rating Drama Korea Terbaru Pekan Ini, Siapa Teratas

Rabu, 5 Agu 2026 - 19:00 WIB

Pergerakan harga emas dunia menguat seiring turunnya harga minyak dan meredanya tekanan inflasi global.(Foto: Pexels/Michael Steinberg)

Ekonomi

Harga Emas Naik Dipicu Minyak Turun Tajam

Rabu, 5 Agu 2026 - 10:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB